ISLAM WAY

اهل السنة والجماعة

Laman

  • beranda
  • About
  • soal jawab aqidah
  • hadits arba'in
  • Utsuluts tsalasa
  • Pakdenono
  • Artikel hadits
  • Fatwa Al-bani

Sejarah Valentine Day, Maksiat Berbungkus Hari Kasih Sayang



Meski nasihat-nasihat, imbauan-imbauan para ulama, ustadz-ustadzah tentang Valentine selalu didengungkan tiap bulan Pebruari, tapi ternyata masih banyak orang tua para remaja yang masih berpemahaman salah tentang Valentine’s Day.
Valentine hanya dianggap sebagai budaya remaja modern saja. Padahal ada bahaya besar di balik Valentine yang siap menerkam para remaja. Ini yang tidak disadari para orang tua.

Tiap bulan Pebruari remaja yang notabene mengaku beragama Islam ikut-ikutan sibuk mempersiapkan perayaan Valentine. Walau banyak ustad-ustazah memperingatkan nilai-nilai akidah Kristen yang dikandung dalam peringatan tersebut, namun hal itu tidak terlalu dipusingkan mereka. “Aku ngerayain Valentine kan buat fun-fun aja….” begitu kata mereka.
Tanggal 14Pebruari dikatakan sebagai ‘Hari Kasih Sayang’. Apa benar? Mari kita tilik sejarahnya.

Siapakah Valentine?
Tidak ada kejelasan, siapakah sesungguhnya yang bernama Valentine. Beragam kisah dan semuanya hanyalah dongeng tentang sosok Valentine ini. Tetapi setidaknya ada tiga dongeng yang umum tentang siapa Valentine.
PERTAMA, St Valentine adalah seorang pemuda bernama Valentino yang kematiannya pada 14 Pebruari 269M karena eksekusi oleh Raja Romawi, Claudius II(265-270).Eksekusi yang didapatnya ini karena perbuatannya yang menentang ketetapan raja, memimpin gerakan yang menolak wajib militer dan menikahkan pasangan muda-mudi, yang hal tersebut justru dilarang. Karena pada saat itu aturan yang ditetapkan adalah boleh menikah jika sudah mengikuti wajib militer.
KEDUA, Valentine seorang pastor di Roma yang berani menentang Raja Claudius IIdengan menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan menolak menyembah dewa-dewa Romawi. Ia kemudian meninggal karena dibunuh dan oleh gereja dianggap sebagai orang suci.
KETIGA, seorang yang meninggal dan dianggap sebagai martir, terjadi di Afrika di sebuah provinsi Romawi. Meninggal pada pertengahan abad ke-3 Masehi. Dia juga bernama Valentine.

Ucapan ”Be MyValentine”
Ken Sweiger dalam artikel “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan kata“Valentine” berasal dari Latin yang berarti : “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Yang Maha Kuasa”. Kata ini ditujukan kepada Nimrod dan Lupercus, tuhan orang Romawi.
Maka disadari atau tidak, -tulis Ken Sweiger- jika kita meminta orang menjadi “to be myValentine”, hal itu berarti melakukan perbuatan yang dimurkai Tuhan (karena memintanya menjadi “Sang Maha Kuasa”) dan menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Dalam Islam hal ini disebut syirik, artinya menyekutukan Allah Subhannahu wa Ta’ala.
Adapun Cupid (berarti: the desire), si bayi bersayap dengan panah adalah putra Nimrod “the hunter” dewa Matahari. Disebut Tuhan Cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri!

Tradisi penyembah berhala
Sebelum masa kekristenan, masyarakatYunani dan Romawi beragama pagan yakni menyembah banyak Tuhan atau Paganis-polytheisme. Mereka memiliki perayaan/pesta yang dilakukan pada pertengahan bulan Pebruari yang sudah menjadi tradisi budaya mereka. Dan gereja menyebut mereka sebagai kaum kafir.

Di zaman Athena Kuno, tersebut disebut sebagai bulan GAMELION.Yakni masa menikahnya ZEUS dan HERA. Sedangkan di zaman Romawi Kuno, disebut hari raya LUPERCALIA sebagai peringatan terhadap Dewa LUPERCUS, dewa kesuburan yang digambarkan setengah telanjang dengan pakaian dari kulit domba.

Perayaan ini berlangsung dari 13hingga 18 Pebruari, yang berpuncak pada tanggal 15.Dua hari pertama (13-14Februari) dipersembahkan untuk Dewi Cinta (Queen of Feverish Love) Juno Februata. Di masa ini ada kebiasaan yang digandrungi yang disebut sebagai Love Lottery/Lotre pasangan, di mana para wanita muda memasukkan nama mereka dalam sebuah bejana kemudian para pria mengambil satu nama dalam bejana tersebut yang kemudian menjadi kekasihnya selama festival berlangsung. Seiring dengan invasi tentara Roma, tradisi ini menyebar dengan cepat ke hampir seluruh Eropa.

Hal ini menjadi penyebab sulitnya penyebaran agama Kristen yang saat itu tergolong sebagai agama baru di Eropa. Sehingga untuk menarik jemaat masuk ke Gereja makadiadopsilah perayaan kafir pagan ini dengan memberi kemasan kekristenan. MakaPaus Gelasius Ipada tahun 469 M mengubah upacara Roma Kuno Lupercalia ini menjadi Saint Valentine’s Day.
Ini adalah upaya Gelasius menyebarkan agama kristen melalui budaya setempat. Menggantikan posisi dewa-dewa pagan dan mengambil St Valentine sebagai sosok suci lambang cinta.
Ini adalah bentuk sinkretisme agama, mencampuradukkan budaya pagan dalam tradisi Kristen. Dan akhirnya diresmikanlah Hari Valentine oleh Paus Gelasius pada 14Pebruari di tahun 498.
Bagaimanapun juga lebih mudah mengubah keyakinan masyarakatsetempat jika mereka dibiarkan merayakan perayaan di hari yang sama hanya saja diubah ideologinya. Umat Kristen meyakini StValentino sebagai pejuang cinta kasih. Melalui kelihaian misionaris, Valentine’s Day dimasyarakatkan secara internasional.

Jelas sudah, Hari Valentine sesungguhnya berasal dari tradisi masyarakatdi zaman Romawi Kuno, masyarakat kafir yang menyembah banyak Tuhan juga berhala. Dan hingga kini Gereja Katholik sendiri tidak bisa menyepakati siapa sesungguhnya StValentine. Meskipun demikian perayaan ini juga dirayakan secara resmi di Gereja Whitefriar Street Carmelite di Dublin-Irlandia.

Valentin di Indonesia
Valentine’s Daydisebut ‘Hari Kasih Sayang’, disimbolkan dengan kata ‘LOVE’. Padahal kalau kita mau jeli, kata‘kasih sayang’ dalam bahasa inggris bukan ‘love’ tetapi ‘Affection’. Tapi mengapa di negeri-negeri muslim seperti Indonesia dan Malaysia, menggunakan istilah Hari Kasih Sayang. Ini penyesatan.
Makna ‘love’ sesungguhnya adalah sebagaimana sejarah LUPERCALIA pada masa masyarakat penyembah berhala, yakni sebuah ritual seks/perkawinan. Jadi Valentine’s Day memang tidak memperingati kasih sayang tapi memperingati love/cinta dalam arti seks. Atau dengan bahasa lain, Valentine’s Dayadalah HARI SEKS BEBAS.
Dan pada kenyataannya tradisi seks bebas inilah yang berkembang saat ini di Indonesia. Padahal di Eropa sendiri tradisi ini mulai ditinggalkan. Maka, semua ini adalah upaya pendangkalan akidah generasi muda Islam.
Inilah yang dikatakan Samuel Zweimer dalam konferensi gereja di Quds (1935): “Misi utama kita bukan menghancurkan kaum Muslim. Sebagai seorang Kristen tujuan kalian adalah mempersiapkan generasi baru yang jauh dari Islam, generasi yang sesuai dengan kehendak kaum penjajah, generasi malas yang hanya mengejar kepuasan hawa nafsu”


Oleh: Hj. Irena Handono
Sumber: islampos.com
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 19.47 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Valentine Day, Dampak dan Hukum Merayakannya

Hari valentine (Valentine day, red) yang merupakan budaya umat non muslim telah merusak budaya timur Indonesia. Bangsa Indonesia yang merupakan umat Islam terbesar di dunia terkena virus dan dampak valentine day ini.
Dampak ini sungguh mengerikan, budaya seks bebas telah melanda para remaja. Apalagi dengan adanya budaya-budaya non muslim yang merusak aqidah para remaja khususnya remaja Islam. Di Semarang, Jawa Tengah, misalnya. tingkat penjualan alat kontrasepsi di beberapa apotek dan toko asesoris seks, laris manis. Menurut salah satu pemilik toko asesoris seks, di Jalan Kusumawardani Raya mengaku ada peningkatan penjualan alat kontrasepsi. Konsumen asesoris seks ini didominasi oleh para remaja dan mahasiswa. Bahkan, katanya, mayoritas mereka sengaja memesan barang yang mereka inginkan melalui telepon. Setelah deal, karyawan toko yang akan mengantarkan pesanan tersebut. “Ya, mungkin mereka malu jika ketahuan temannya datang ke toko kami,” ucap pemilik toko.

Di Tulungagung, Sejumlah muda-mudi yang sedang merayakan pesta hari kasih sayang secara kolektif atau sendiri di sejumlah hotel, penginapan, karaoke dan kafe terkena razia, karena kedapatan berbuat mesum.
Hasilnya, sebanyak 20 pasangan mesum dan empat orang wanita yang tidak beridentitas digelandang ke Mapolres Tulungagung. Selain itu polisi juga menyita sebanyak 50 botol minuman keras (miras) berbagai merek dan ukuran yang tersimpan di sejumlah cafe.
Fakta yang terjadi di tahun tahun lalu (2009) tersebut di atas menunjukan benar perkataan Rasulullah tentang kondisi umat Islam.
“Pasti akan ada dari ummatku suatu kaum yang (berusaha) menghalalkan zina, sutra, khomer (minuman keras), dan alat-alat musik!.” (H.R. Bukhari.)
Pasangan muda yang lagi memadu kasih atau bahkan mereka yang sudah berkeluarga sangat bergembira dengan valentine day ini. Namun, tahukah mereka dengan hari yang diperingati setiap tanggal 14 Februari ini? Apakah hari Valentine itu?
Pergeseran nilai terjadi, dari nilai-nilai Ilahi menjadi nilai-nilai syaithani yang kotor dan bathil. Umat Islam semakin diarahkan kepada nilai-nilai jahat yang nampaknya Islami dan dapat diterima akal tetapi sebenarnya menjauhkan ummat Islam dari Al-Qur’an dan Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Berkembanglah berbagai pendapat mengenai nilai-nilai Islam yang sudah kuno dan ketinggalan zaman sehingga perlu sedikit disesuaikan dengan perkembangan zaman. Semua ini tidak terlepas dari usaha-usaha musuh Islam yang senantiasa berusaha menghancurkan umat Islam, maka sungguh benar firman Allah Ta’ala: “Orang-orang Yahudi dan Nashrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka”. (QS. 2 : 120)
Konspirasi jahat tersebut banyak diarahkan kepada generasi muda Islam sebagai generasi yang diharapkan sebagai pemegang tongkat estafet kepemimpinan umat dan masih memiliki waktu yang cukup panjang dalam menata dan meniti kehidupan. Namun tanpa disadarinya dirinya telah diracuni dengan berbagai nilai kotor yang bathil sehingga menjadikannya terlena. Salah satu di antaranya adalah Valentine’s Day.

Valentine’s Day berawal dari semboyan sederhana yang nampaknya baik bahkan sesuai dengan Islam, dilancarkanlah Ghazwul Fikri (invasi pemikiran) yang pada akhirnya berkembanglah budaya pacaran, saling memberi kartu ucapan kasih sayang, bahkan lebih jauh dilanjutkan dengan dansa-dansi, bernyanyi, berciuman, berpelukan dan cumbuan antara lawan jenis, padahal mereka belum terikat oleh tali pernikahan yang sah.
Penurunan moral yang sangat menjijikkan ini terjadi pada setiap tanggal 14 Februari. Bagi generasi muda, termasuk generasi muda Islam yang jahil (bodoh) terhadap agamanya, Valentine’s Day merupakan hari keramat yang ditunggu-tunggu kedatangannya karena merupakan momen untuk mencurahkan kasih sayangnya kepada sang pacar, sehingga perbuatan amoral pun sah untuk dilakukan.

Menyerupai orang kafir
Melirik dari sejarah Valentine’s Day, terlihat jelas bahwa hal tersebut merupakan salah satu upacara peribadatan umat di luar Islam. Islam tidak memperkenankan mengambil cara-cara peribadatan yang tidak memiliki sumber, baik dari Al Qur’an maupun Sunnah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
“Barangsiapa yang mengada-adakan suatu perkara dalam agama kami ini, yang tidak ada dasar dari padanya maka itu pasti tertolak” (HR. Bukhari dan Muslim).
Dan Allah Ta’ala memerintahkan agar umat-Nya selalu berada dijalan-Nya yang lurus. Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an (yang artinya):
“Sesungguhnya inilah jalan-Ku yang lurus maka ikutilah dia dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain, karena jalan itu mencerai beraikan kamu dari jalan-Nya” (QS. Al An’am :153).
Valentine’s Day merupakan tindakan menyerupai orang-orang kafir, akan tetapi pada kenyataannya tidak sedikit generasi muda muslim yang tidak paham terhadap agamanya ikut ambil bagian dalam perayaan tersebut. Maka benarlah apa yang disabdakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Sesungguhnya kalian akan mengikuti jalan (cara hidup) orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal, sehasta demi sehasta, bahkan seandainya mereka memasuki lubang biawak pun, tentu kalian akan mengikutinya”. Kami (para sahabat bertanya) Wahai Rasulullah apakah mereka itu Yahudi dan Nashrani? Beliau menjawab : “Siapa lagi kalau bukan mereka?”. (HR. Bukhari)
Penetrasi Budaya sesat
Valentine’s Day yang telah meracuni generasi muda Islam adalah salah satu bukti nyata dari produk Ghazwul Fikri (invasi pemikiran) para musuh Islam. Perayaan Valentine’s Day menjadikan semakin merebaknya budaya pacaran di kalangan generasi muda Islam. Padahal Allah Subhanahu wa Ta’ala melarang kita mendekati zina, apalagi turut andil dalam perbuatan zina, hukumnya adalah dosa besar, firman Allah Ta’ala (yang artinya):
“Dan janganlah kamu mendekati zina, itu adalah suatu perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al Isra’ : 32)
Perbuatan Mubazir
Valentine’s Day yang dipenuhi hura-hura merupakan kegiatan yang menghambur-hamburkan sumber daya, disamping itu tenaga dan waktu juga dipakai untuk aktifitas yang sudah jelas-jelas tidak Islami, sehingga apa yang dilakukannya tidak bernilai ibadah dan tidak bermanfa’at bagi dirinya sendiri lebih-lebih bagi kemaslahatan umat.

Penutup
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam telah wafat dan tidak meninggalkan warisan berupa harta benda, beliau hanya meninggalkan dua perkara yang harus menjadi pegangan setiap muslim. Sabda Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Aku tinggalkan dua perkara untuk kalian, kalian tidak akan tersesat selama berpegang teguh kepadanya, (yaitu) Kitabullah dan sunnah Rasul-Nya”. (HR. Hakim dan Malik)
Ini adalah ajakan beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam pada haji terakhirnya (Hajjatul wada’) di Arafah. Sebagai seorang muslim hendaknya kita senantiasa sami’na wa atha’na (mendengarkan dan menta’ati), dan konsekuensinya adalah harus menjalankan Islam secara kaffah (totalitas) dan meninggalkan segala sesuatu yang tidak sesuai dengan ajaran islami.
Karena itu umat Islam terutama generasi mudanya harus menjauhkan diri dan meninggalkan perayaan Valentine’s Day karena itu semua tidak lepas dari rekayasa jahat musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam. Wallahu a’lam bisshawab.[]
————————————————————————–
Anda punya tulisan berupa artikel, opini ataupun kisah nyata yang ingin dipublikasikan di website ini? Silahkan kirim ke info@wimakassar.org
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 19.31 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Valentine Identik dengan Coklat, kenapa?

Kenapa yang dihadiahi biasanya adalah coklat di hari valentine? Bolehkah memberi hadiah tersebut pada rekan, teman atau kekasih di hari tersebut? Bagaimana jika kita diberi coklat, apakah boleh kita terima?

Ini Alasannya Kenapa Perayaan Valentine Identik dengan Coklat

Ternyata, coklat mengandung phenylethylamine yang berfungsi membantu penyerapan dalam otak dan menghasilkan dopamine yang akan menyebabkan perasaan gembira, meningkatkan rasa tertarik dan dapat menimbulkan perasaan jatuh cinta. Tidak heranlah coklat menjadi pilihan hadiah tanda cinta. Disebabkan oleh teksturnya yang lembut dan mudah larut secara perlahan memberikan kesan sensual bagi orang yang menikmatinya. Selain itu,coklat dapat memberikan kesan nyaman, rileks dan dapat meningkatkan gairah seksual.

Berarti ada tujuan tidak baik di balik coklat, apalagi jika dilihat pasangan yang diberi masih belum halal karena belum ada akad nikah? Lihat saja, meningkatkan gairah seksual. Apa maksudnya? Apa ingin menghalalkan zina dengan hadiah coklat tersebut? Wallahul musta’an.

Masalah Merayakan Valentine

Intinya, merayakan valentina atau hari kasih sayang, ada beberapa sisi kerusakan:
1- Merayakan perayaan non muslim
Jelas banget, hari valentine bukanlah perayaan muslim. Perayaan atau hari besar kaum muslimin hanyalah dua, tidak ada yang lainnya. Anas radhiyallahu ‘anhu berkata,
قَدِمَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- الْمَدِينَةَ وَلأَهْلِ الْمَدِينَةِ يَوْمَانِ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَقَالَ « قَدِمْتُ عَلَيْكُمْ وَلَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَإِنَّ اللَّهَ قَدْ أَبْدَلَكُمْ يَوْمَيْنِ خَيْراً مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ النَّحْرِ
“Ketika Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam datang ke Madinah, penduduk Madinah memiliki dua hari raya untuk bersenang-senang dan bermain-main di masa jahiliyah. Maka beliau berkata, “Aku datang kepada kalian dan kalian mempunyai dua hari raya di masa Jahiliyah yang kalian isi dengan bermain-main. Allah telah mengganti keduanya dengan yang lebih baik bagi kalian, yaitu hari raya Idul Fithri dan Idul Adha (hari Nahr)” (HR. An Nasai no. 1556 dan Ahmad 3: 178, sanadnya shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim sebagaimana kata Syaikh Syu’aib Al Arnauth).
Kita pun dilarang tasyabbuh dengan non muslim, yaitu dilarang meniru non muslim dalam perayaan mereka. Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
“Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka.” (HR. Ahmad 2: 50 dan Abu Daud no. 4031. Syaikhul Islam dalam Iqtidho‘ 1: 269 mengatakan bahwa sanad hadits ini jayyid/bagus. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih sebagaimana dalam Irwa’ul Gholil no. 1269)
Dari ‘Amr bin Syu’aib, dari ayahnya, dari kakeknya, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
لَيْسَ مِنَّا مَنْ تَشَبَّهَ بِغَيْرِنَا
“Bukan termasuk golongan kami siapa saja yang menyerupai selain kami” (HR. Tirmidzi no. 2695. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan).
Kenapa sampai kita dilarang meniru-niru orang kafir secara lahiriyah? Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata,
أَنَّ الْمُشَابَهَةَ فِي الْأُمُورِ الظَّاهِرَةِ تُورِثُ تَنَاسُبًا وَتَشَابُهًا فِي الْأَخْلَاقِ وَالْأَعْمَالِ وَلِهَذَا نُهِينَا عَنْ مُشَابَهَةِ الْكُفَّارِ
“Keserupaan dalam perkara lahiriyah bisa berpengaruh pada keserupaan dalam akhlak dan amalan. Oleh karena itu, kita dilarang tasyabbuh dengan orang kafir” (Majmu’ Al Fatawa, 22: 154).
Imam Adz Dzahabi juga berkata,
فإذا كان للنصارى عيد ، ولليهود عيد ، كانوا مختصين به ، فلا يشركهم فيه مسلم ، كما لا يشاركهم في شرعتهم ولا قبلتهم
“Orang Nashrani punya perayaan, demikian pula orang Yahudi, di mana mereka mengistimewakan hari tersebut. Maka janganlah seorang muslim meniru mereka dalam perayaan tersebut. Sebagaimana kita dilarang meniru syari’at dan tidak mengikuti kiblat mereka.” (Tasyabbuh Al Khosis bi Ahlil Khomis, tersebut dalam Majalah Al Hikmah 4: 193)
Jelas sekali, merayakan valentine termasuk dalam meniru orang kafir. Karena perayaan tersebut sama sekali bukanlah perayaan muslim, namun diimpor dari barat. Sejarah valentine bermula dari:
– Valentine’s Day berasal dari upacara keagamaan Romawi Kuno yang penuh dengan paganisme dan kesyirikan.
– Upacara Romawi Kuno di atas akhirnya dirubah menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day atas inisiatif Paus Gelasius I. Jadi acara valentine menjadi ritual agama Nashrani yang dirubah peringatannya menjadi tanggal 14 Februari, bertepatan dengan matinya St. Valentine.
– Hari valentine juga adalah hari penghormatan kepada tokoh nashrani yang dianggap sebagai pejuang dan pembela cinta.
– Pada perkembangannya di zaman modern saat ini, perayaan valentine disamarkan dengan dihiasi nama “hari kasih sayang”.
Jadi pemuda yang merayakannya saat ini hanyalah latah mengikuti budaya barat.
2- Cinta kasih yang tidak halal
Yang ada di hari kasih sayang atau valentine day adalah cinta kasih yang tidak halal. Karena yang merayakannya adalah muda-mudi dengan saling memberi hadiah, kencan berdua, bergandengan tangan, bahkan mejeng di kegelapan demi menyatakan cinta di hari tersebut. Ini tentu saja cinta kasih yang tidak halal. Cinta kasih yang halal dalam Islam hanyalah dinyatakan lewat nikah. Cinta kasih bukan dinyatakan lewat pesan singkat, telepon, jalan berdua, berdua-duaan, kencan dinner, dinyatakan dengan pemberian coklat, bahkan ada yang membuktikannya dengan zina. Cinta sejati dibuktikan dengan menikah karena itulah yang halal bahkan berpahala di sisi Allah.
Inilah manfaat nikah. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu,  ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا تَزَوَّجَ العَبْدُ فَقَدْ كَمَّلَ نِصْفَ الدِّيْنِ ، فَلْيَتَّقِ اللهَ فِي النِّصْفِ البَاقِي
“Jika seseorang menikah, maka ia telah menyempurnakan separuh agamanya. Karenanya, bertakwalah pada Allah pada separuh yang lainnya.” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah no. 625)
Al Ghozali rahimahullah (sebagaimana dinukil dalam kitab Mirqotul Mafatih) berkata, “Umumnya yang merusak agama seseorang ada dua hal yaitu kemaluan dan perutnya. Menikah berarti telah menjaga diri dari salah satunya. Dengan nikah berarti seseorang membentengi diri dari godaan syaithon, membentengi diri dari syahwat (yang menggejolak) dan lebih menundukkan pandangan.”
Jadi dengan menikah berarti menjaga agama. Sebaliknya, menyalurkan cinta lewat pacaran malah merusak agama seseorang.
3- Berzina atau melakukan hal-hal yang merupakan perantara menuju zina
Inilah yang nyata saat merayakan valentine, setiap pasangan akan menyatakan cinta pada yang lain. Bahkan ada yang membuktikan dengan cara yang parah sampai berzina. Padahal mendekati zina saja tidak boleh apalagi sampai berzina,
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’: 32). Kata Al Qurthubi, ayat ini sangat bagus dan lebih menunjukkan larangan daripada perkataan “Janganlah melakukan zina”. Maksudnya, larangan tersebut untuk mendekati, tentu saja jika sampai terjerumus, jelas terlarangnya.
Allah Ta’ala berfirman,
وَالَّذِينَ لَا يَدْعُونَ مَعَ اللَّهِ إِلَهًا آَخَرَ وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ وَلَا يَزْنُونَ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ يَلْقَ أَثَامًا
“Dan orang-orang yang tidak menyembah Rabb yang lain beserta Allah dan tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar, dan tidak berzina, barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya dia mendapat (pembalasan) dosa(nya).” (QS. Al Furqon: 68). Artinya, orang yang melakukan salah satu dosa yang disebutkan dalam ayat ini akan mendapatkan siksa dari perbuatan dosa yang ia lakukan.
4- Menghambur-hamburkan uang
Memberi coklat dan hadiah pada pasangan pada hari valentine juga termasuk tabdzir atau menghambur-hamburkan uang. Karena yang disebut tabdzir adalah menyalurkan harta pada suatu yang haram dan sia-sia.
Qotadah mengatakan, “Yang namanya tabdzir (pemborosan) adalah mengeluarkan nafkah dalam berbuat maksiat pada Allah, pada jalan yang keliru dan pada jalan untuk berbuat kerusakan.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 5: 68).
Menghambur-hamburkan harta dalam hal yang sia-sia ini termasuk temannya setan sebagaimana disebutkan dalam ayat,
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
“Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’: 26-27).

Bolehkah Menerima Coklat yang Diberi di Hari Valentine?

Sama halnya dengan acara perayaan yang tidak ada tuntunan lainnya -seperti ulang tahun-, maka menerima hadiah dari coklat di hari valentine mesti menimbang maslahat dan mudhorot.
Syaikh Sholeh Al Munajjid hafizhohullah berkata mengenai hukum menerima kado ulang tahun, “Menerima hadiah dari acara yang tidak ada tuntunan tidak dibolehkan karena hal itu termasuk menyokong acara tersebut tetap laris manis. Maka hendaklah menolak hadiah tersebut dengan cara yang halus. Namun jika khawatir merusak hubungan dengan rekan kita, maka jelaskan padanya bahwa kita menerima hadiah karena itu hadiah saja bukan maksud mendukung acara yang tidak ada tuntunan tersebut. Dengan menambahkan keterangan bahwa kita tidak lagi akan menerima kado seperti itu di masa akan datang. Juga tidak perlu membalas memberikan hadiah di hari ulang tahunnya.” (Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 146449). Menerima hadiah di hari valentine seperti itu pula, timbang-timbanglah maslahat dan bahayanya.

Semoga Allah memberi taufik dan hidayah.
—
Disusun di waktu Dhuha di Pesantren Darush Sholihin, 11 Rabi’uts Tsani 1435 H
Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Sumber: Muslim.Or.Id
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 19.20 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Siapakah Yesus ?

Siapakah orang Kristen itu? Apakah mereka yang sekedar pergi ke gereja atau mereka yang mengikuti ajaran Yesus Kristus?

Secara sepintas memang keduanya nampak sama, namun dengan mempelajari Bible dansejarah berdirinya agama Kristen secara lebih seksama, keduanya akan nampak jelas perbedaanya.

Bukan hal yang aneh bahwa banyak orang Kristen yang belum pernah membaca Injil secara utuh, apalagi sejarah tentang berdirinya Kristen itu sendiri. Paling "paling kebanyakan mereka hanya akan pergi ke Gereja dan mendengarkan ceramah dari pemimpin lokal ataupun pendeta, tetapi tidak pernah menanyakan ataupun menyelidiki tentang kebenaran dari yang mereka kotbahkan. Bermacam-macam ajaran yang mereka terima hanya dipercaya apa adanya sebagai suatu hal yang benar,tanpa pernah menyelidiki atau mempelajari apakah hal itu memang berasal dari sumber Injil atau tidak.

Jika kita memulai Kriten sebagai suatu agama, kapan dimulainya serta siapa yang menemukan/ mengajarkan, maka kita akan menemukan beberapa fakta. Orang-orang pertama yang mempercayai serta menjadi pengikut Yesus adalah orang-orang Yahudi.. Yesus sendiri hidup sepenuhnya sebagai seorang Yahudi. Semua pengikut Yesus yang pertama dan selama 200 th mereka melakukan kebaktianya didalam Synegog. Bahkan Gereja pertama yang diketahui keberadanya baru dibangun pada tahun 232 AD, atau dua abad setelah Yesus wafat. Gereja tsb berada diDuraeuphrates 1# (The history of Christianity, a Lion handbook, page 76).

Sampai ahir wafatnya Yesus, Kristen sebagai suatu agama tidak pernah bebas dari agama Yahudi. Bahkan Yesus sendiri mengatakan bahwa Dia datang bukan untuk mendirikan agama baru, tetapi dia datang untuk melengkapi profercy dari Kitab suci Yahudi (Perjanjian Lama)

" Jangan berfikir bahwa Aku datang untuk menhapuskan hukum yang ada, Aku datang bukan untuk menghancurkan, tetapi melengkapi" (Matius 5:17-18)

Doktrin-doktrin (ajaran-ajaran) yang menjadi dasar agama Kristen, seperti Trinitas, sama sekali tidak berasal dari Injil. Ajaran tentang keimanan kristen yang dipakai sampai abad ke 2 adalah:

" Aku beriman kepada Tuhan yang Maha Agung" (Articles of the Apostolic Creed, Theodore Zahn, p. 33-37) Kemudian antara th 180 dan 210 AD kata Bapa ditambahkan didepan kata Yang Maha Agung

Penambahan kata Bapa ini ditentang oleh banyak Bishops. Bishop Victor dan Zephysius yang serentak menentang penambahan kata Bapa tsb dan mengatakan bahwa merupakan suatu Dosa untuk menampah atau mengurangi sesuatu dari kitab suci. Pada saat itu Rohul Kudus masih diimani sebagai Malaikat yang berderajat tinggi, dan bukan sebagai salah satu kesatuan dengan Tuhan.

Arius sebagai seorang sesepuh yang dihormati, adalah merupakan salah seorang yang percaya bahwa kata Bapa adalah Tuhan, sedangkan kata Anak tidak mempunyai hak atau alamiah yang merupakan kualitas Keabadian, Kesucian dan Keagungan/Ketinggian. Dengan logika Arius sama saja mengatakan bahwa Yesus itu bukan Tuhan. Ada waktu dimana Yesus itu tidak ada, sehingga Yesus itu tidak abadi, dan karena Tuhan itu Abadi maka Yesus bukanlah Tuhan.. #4 (The History of Christianity, a Lion handbook, p. 164).

Arius juga menjelaskan alasanya berdasarkan kitab suci : Yesus mengatakan :
"Bapaku lebih Besar dari pada aku "
"My Father is greater than I" #5 (John 14:28),

"Tidak ada seorang utusan yang lebih besar dari Yang Mengutusnya"
"No messenger is greater than the one who sent him" #6 (John 13:16)

Dengan demikian mempercayai bahwa Yesus itu sama dengan Tuhan merupakan penyangkalan terhadap kebenaran Injil itu sendiri.

Pemakaian konsep Trinitas hanya dilakukan setelah terjadinya oposisi/ perlawanan dari para Bishop yang tidak setuju, serta terjadinya Pertemuan akbar Nicaea pada th 325 AD. Pertemuan Nicaea menghasilkan suatu piagam atau pernyataan dengan mengesampingkan pendapat dan pandangan dari Arius, piagam ini dikenal dengan Piagam Nicaea.

(Bersambung ke bagian 2) 
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.43 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

THE CREED OF NICAEA - Piagam Nicaea

(Bagian 2 dari 7 Tulisan - Siapakah Yesus ???)

"We believe in one God the Father, Almighty, maker of all things visible and invisible; and in one Lord Jesus Christ, the Son of God, begotten of the Father, only begotten that is, from the substance of the Father; God from God, light from light, Very God from Very God".." #7 (The History of Christianity, a Lion handbook, p. 177).

Council tsb juga membuat keputusan untuk membakar semua gospel/versi Injil yang mengandung pertentangan dengan piagam diatas. Dengan keputusan yang demikian memiliki kitab yang memuat ajaran yang berbeda dengan yang telah disetujui oleh council merupakan tindakan yang melanggar hukum. Hasilnya adalah sebuah kesadisan maximum yang pernah terjadi pada umat manusia, pada tahun tahun itu jutaan umat Kristen dibantai dengan biadab, keji dan tanpa rasa perikemanusiaan oleh orang-orang pendukung Piagam Nicaea.

Untuk mengetahui implikasi lebih jauh dari Piagam tersebut, orang pasti akan bertanya dengan pertanyaan sbb:

Jika Yesus diciptakan dengan Zat yang sama dengan Zat Tuhan, seperti yang disebut dalam piagam, maka Yesus pasti juga Tuhan; dan jika Ia adalah Tuhan, apakah Ia merupakan Tuhan yang berbeda? Jika ya, maka berati ada dua Tuhan, tetapi Piagam tsb juga menyebutkan , Kita hanya percaya satu Tuhan. "We believe in one God" . Jika Yesus adalah tuhan yang sama dengan Tuhan, maka Dia pasti Tuhan itu sendiri. Kalau hal ini benar, bagaimana mungkin dia diturunkan (begotten), bukankah Tuhan itu abadi?

Dua kemungkinan diatas, yang mana kedua-duanya tidak masuk akal (Irasional), sangat bertentangan dengan Bible/ Injil.

Kemungkinan pertama, dimana Yesus adalah tuhan yang berbeda dengan Tuhan bertentangan dengan :

"The first of all the commandments is Hear, O Israel, the Lord our God is One." #8 (Mark 12:29)

Kemungkinan kedua adalah bahwa Tuhan itu hanya satu dan datang ke dunia dalam bentuk manusia. Jika ini benar, dan karena Tuhan itu satu maka kita bisa menyimpulkan bahwa Tuhan dan Yesus itu Satu kesatuan bukan dua yang terpisah sendiri-sendiri, Namun hal ini tidak sesuai dengan banyak ayat Injil yang secara jelas menyebutkan bahwa Tuhan dan Yesus itu merupakan dua hal hidup yang berbeda.

Jika Tuhan turun ke Bumi sebagai manusia, orang tentu akan mengharapkan bahwa setelah mati dari kehidupanya di Bumi, dan ketika Dia pulang ke surga, Dia tentu akan menjadi satu bukan dua. Hal ini bertentangan dengan ayat di Injil:


"So then after the Lord had spoken unto them, he was received up into heaven, and sat on the right hand of God" #9 (Mark 16:19)

Ayat ini yang menyebutkan kejadian setelah Yesus diangkat ke surga, dengan jelas mengindikasikan bahwa Tuhan dan Yesus bukan satu yang sama, karena bagaimana mungkin Tuhan duduk di atas tangannya sendiri.

2- """""and he often withdrew into the wilderness and prayed" #10 (Luke 5:16)

"And when he had sent the multitudes away, he went up on a mountain by himself to pray" #11 (Mathew 14:23)

Dua ayat diatas merupakan ayat yang sangat penting. Bagaimana mungkin Yesus itu Tuhan jika dia menyembah Tuhan seperti orang biasa. Kepada siapa dia berdoa?

Gereja bisa saja mengatakan bahwa Yesus hanya berdoa secara symbolis untuk mengajarkan bagaimana orang seharusnya berdoa. Namun argumen ini tidak bisa diterima karena kata "Wilderness" (tempat yang terpencil sunyi) dan kata "himself" (sendiri) menunjukkan waktu yang spesifik, bahwa Yesus melakukan berdoa sendirian. Dia tidak sedang melakukan pengajaran thd orang lain.

3- "and Jesus """.for forty days in the wilderness was tempted by the devil" #12 (Luke 4:1)

Di dalam Injil juga bisa dibaca:
"God cannot be tempted by the devil" #13 (James 1:13)

Jika Tuhan tidak bisa kemasukan setan, dan Yesus kemasukan setan maka Yesus pasti bukan Tuhan.

4- Yesus sendiri menolak untuk disebut sebagai anak Tuhan pada beberapa kesempatan, Jesus himself refused to be called son of God on a number of occasions. Pada ayat yang tertulis dalam Injil dibawah ini, Yesus melarang orang yang memanggil dia sbg anak Tuhan, tetapi memilih dipanggil msbg seorang pembawa peringatan (Messiah).

"And devils came out of many, crying out and saying, "You are the son of God!" And he, rebuking them, did not allow them to speak, for they knew that he was the Messiah" #14 (Luke 4:41).

Penolakan Yesus untuk disebut sbg anak Tuhan dan memilih dipanggil sbg anak manusia biasa juga terjadi pada saat persidangan di Sanhedrian. Ketika dia ditanya bahwa dia mengklaim sbg anak Tuhan, dia menjawab:

"So you say. But I tell you this: from now you shall see the son of man seated at the right hand of God" #15 (Mathew 26:64) (in some Bibles the words "the words are yours" instead of "so you say")

Pada banyak sekali kesempatan, Yeus memperkenalkan diri sbg seorang Nabi:

"A prophet is not without honour except in his home town and his own house" #16 (Mathew 13:57) (Mark 6:4) and (Luke 4:24) Seorang Nabi akan selalu dihormati, kecuali di Kota dan di Rumahnya sendiri.

Kita juga membaca:
"I must journey today, tomorrow and the day following for it cannot be that a prophet should perish outside of Jerusalem" #17 (Luke 13:33)

"This is the prophet Jesus" #18 (Mathew 21:11) ( Ini adalah seorang Nabi, Yesus)

Yesus juga mengatakan bahwa dia adalah utusan Tuhan:

"Whoever welcomes me welcomes the one who sent me. Whoever welcomes God"s messenger because he is God"s messenger will share in his reward." #19 (Mathew 10:40)

"No messenger is greater than the one who sent him" #20 (John 13:16)

Pada ayat ini Yesus dengan jelas membedakan antara dirinya dan Yang mengutusnya. Perbedaan ini lagi dijelaskan pd ayat berikut

"And this is eternal life, that they may know you, the only true God, and Jesus Christ whom you have sent." #21 (John 17:3)

Ayat ini dengan jelas menyebutkan tentang dua hal yang berbeda., dengan demikian mengatakan Yesus dan Tuhan itu satu sama dengan mengatakan bahwa ayat di Injil ini cuma bualan yang tidak ada artinya sama-sekali.

7- Di bagian-bagian lain di Injil, Yesus di katakan sebagai hamba Tuhan:

"Here is my servant whom I have chosen" #22 (Mathew 12:18)

"To you first, God having raised up His servant Jesus, sent him to bless you" #23 (The Acts 3:26).

Dua ayat diatas yang merupakan pelengkap Isaiah 42:1-4, menyatakan bahwa YESUS ADALAH HAMBA TUHAN dan BUKAN Tuhan itu sendiri.

Gereja biasanya mengatakan bahwa perkataan Nabi & Hamba hanya merupakan kata simbolis yang tidak bisa di telan atau diartikan sperti apa adanya. Argumen ini tentunya tidak apa-apa dan bisa diterima, asalkan diberlakukan untuk hal-hal penting yang lain.namun demikian kita bertanya, kenapa jika pd saat Injil menyebut "anak Tuhan" Gereja selalu memaksakan bahwa kalimat tsb harus diterima apa adanya!

Ayat-ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah seorang Nabi, seorang utusan Tuhan dan bahkan hambanya Tuhan, merupakan bukti kuat bahwa Yesus adalah manusia biasa, kecuali kalau Injilnya sendiri salah.

Yesus tidak pernah berpikir bahwa dirinya itu sempurna, dia menyatakan sendiri hal ini, karena dia mengetahui bahwa yang sempurna itu hanya lah Tuhan

"Why do you call me good? No one is good but one, that is God." #24 (Mark 10:18) (kenapa kamu katakan bahwa aku sempurna? Tidak ada seorangpun sempurna kecuali satu, yaitu Tuhan)

Kalimat ini jelas sekali bukan diucapkan oleh orang yang merasa dirinya sbg Tuhan yang datang ke dunia sebagai manusia, bahkan dikalimat tsb Yesus dengan tegas membuat perbedaan antara dirinya dan Tuhan.

9- Didalam Injil TIDAK ADA satupun ayat yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan yang turun ke dunia, bahwa dia sempurna atau bahwa dia harus disembah. Namun Yesus malah kebalikanya menyuruh orang untuk menyembah Tuhan yang ada di Surga.

"You shall worship the Lord your God, and him only you shall serve" #25 (Luke
4:8) (kamu semua seharusnya menyembah Yang Maha Kuasa, Tuhanmu, dan hanya kepada-Nya kamu harus mengabdi)

Apakah Yesus Tuhan yang datang ke dunia dan tidak menyadari dirinya sendiri? Yang jelas ajaran tentang ketuhanan Yesus tidak pernah diajarkan oleh Yesus itu sendiri dan tidak berasal dari Injil, tetapi diadopsi lama setelah Yesus meninggal dunia/wafat.

Sebagai tambahan terhadap bukti dari perjanjian baru yang menetang ketuhanan Yesus di atas, dapat pula dikemukakan bahwa ketuhanan Yesus merupakan hal yang sangat bertolak belakang dengan ajaran Messiah/ juru selamat yang ada di perjanjian lama.

Yesus adalah seorang yahudi yang hidup dan menyembah Tuhan sesuai dengan Hukumnya Musa. Yesus sendiri mengatakan:

"Think not that I am come to destroy the law, I am not come to destroy, but to fulfil" #26 (Mathew 5:17-18) (Jangan berfikir bahwa aku datang untuk mengganti hukum yang ada, aku datang tidak untuk menghancurkan tetapi untuk melengkapi)

Kata melengkapi ditujukan oleh Yeus terhadap Kitab sucinya orang Yahudi.kitab ini mengajarkan akan datangnya sang Messiah /Juru selamat, raja orang Yahudi. Kita tidak mendapatkan ajaran yang menyatakan akan datangnya Tuhan dalam bentuk manusia atau orang suci anak dari Tuhan. Semua ajaran menyatakan akan datangya Raja Yahudi bukan Tuhan.

(Bersambung ke bagian 3)
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.37 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

The "God Incarnate" concept


Konsep Reinkarnasi Tuhan (Bagian 3 dari 7 Tulisan - Siapakah Yesus ???)

Konsep reinkarnasi Tuhan yang datang kedunia sebagai seorang manusia, mungkin diterima oleh sebagian besar orang Kristen karena merupakan bayangan Tuhan yang nyata, konsep ini jauh lebih mudah untuk dimengerti daripada konsep Tuhan yang abstrak yang tidak mungkin bisa di lihat. Berfikir dengan konsep Tuhan sebagai manusia paling tidak bisa membantu untuk mendapatkan sesuatu untuk bergantung.

Konsep inkarnasi Tuhan ini bagaimana sempurnanya kelihatan di permukaan, pada kenyataanya tidak benar/konsisten secara filosofi ketuhanan karena alasan-alsan sbb:

Konsep Inkarnasi Tuhan merupakan kesalahan, karena konsep ini mengarahkan pendekatan manusia kepada Tuhannya hanya secara fisik.. Tujuan penurunan ayat adalah untuk memberi inspirasi agar manusia bisa mendekatkan diri secara bathin kepada Tuhannya, dan bukan Tuhan datang sendiri kedunia secara fisik untuk meyakinkan manusia.

Merupakan suatu ketidak adilan jika Tuhan harus datang sendiri hanya kepada seklompok manusia tertentu, sedangkan untuk manusia-manusia yang lain Tuhan hanya mengutus utusanya. Kita selalu diajarkan bahwa Tuhan mencintai semua orang tanpa membeda-bedakan, tetapi kenapa Tuhan harus menurunkan seseorang sebagai anugerah bagi sekelompok orang sedangkan yang lainya tidak?

Rencana global pengiriman utusan-utusan Tuhan ke dunia sepanjang sejarah adalah untuk memberi peringatan kepada manusia. Oleh karena itu turunya Tuhan kedunia dan menjelma sebagai seorang manusia mrp bentuk pengakomodasian kesalahan-kesalahan manusia dengan mengadakan perubahan rencana yang mendasar disisi Tuhan. Bahkan dengan mengadopsi perbuatan hanya untuk meng akomodasi keperluan manusia, merupakan tindakan yang menyebabkan Tuhan itu menjadi mempunyai sifat yang lemah.

Konsep Tuhan datang ke dunia dan mengalami penderitaan sendiri bertentangan dengan sifat Maha tinggi Tuhan itu sendiri. Alasan bahwa Tuhan sangat cinta kpd manusia shg Dia yang harus memikul penderitaan manusia karena kesalahanya, merupakan alasan yang sukar deterima, karena cinta Tuhan kpd manusia tdk berarti bertambah dengan Menukar penderitaan manusia kpd diri Tuhan itu sendiri. Konsep ini merupakan konsep ortodock dan tdk perlu, karena Cinta Tuhan kpd manusia sudah diberikan dengan sifatNya Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang dan Maha Pengampun. Konsep ini sama dengan seorang ayah yang karena cinta pd anaknya dan ingin memaafkan kesalahan anaknya mengatakan: anakku aku sangat mencintaimu, oleh karena kamu telah melakukan kesalahan terhadap diriku , maka aku akan memaafkan kamu dengan cara memukuli diriku sendiri"

Konsep Tuhan ber Inkarnasi, merupakan konsep yang bertentangan, karena orang yang diimajinasikan sebagai reinkarnasi tuhan yaitu Yesus, mempunyai dua sifat yang sangat bertolak belakang. Perbedaan ini antara dunia disini yaitu Bumi dengan Dunia sana"Surga" pertama dikemukakan oleh Plato. Ia menyatakan bahwa Dunia itu berubah, tdk sempurna dan terbatas, sedangkan Surga tidak. Konsep sama juga berlaku untuk perbandingan manusia dan Tuhan. . #27 (The Debate about Christ, Don Cuppit, p.25)

Pada konsep Yesus sebagai inkarnasi Tuhan, Yesus dianggap sebagai pemersatu dua kutub yang berbeda. Sebagai Tuhan dia adalah tidak terbatas, sempurna dan Maha kuasa, tetapi sebagai manusia dia adalah terbatas, tidak sempurna dan tidak Maha Kuasa. Karena Yesus itu satu orang, maka dia menyandang dua sifat berurutan yang bertentangan sebagai orang yang terbatas dan tak terbatas, tidak mampu mengatasi semua keinginan dan mampu mengatasi semua keinginan, tidak sempurna dan sempurna dst. Jika ajaran itu sendiri mengandung pertentangan didalamnya, maka konsep bahwa Tuhan Berinkarnasi menjadi Yesus, bukan cume sekedar salah, tetapi merupakan bentuk kebohongan yang besar.

Konsep Inkarnasi Tuhan menjadi Yesus sebagai juru selamat yang mengajarkan bahwa penebusan dosa hanya bisa dicapai jika mempercayai Yesus, juga merupakan konsep yang tidak adil, karena berarti orang yang hidup sebelum Yesus mirip orang-orang tidak beruntung yang tidak bisa ditebus dosanya.

7- Konsep Tuhan berinkarnasi menjadi Yeus bertentangan dengan ayat sebagai berikut:
"No man shall see me and live" #28 (Exodus 33:20) (Tdk seorangpun bisa melihatku dan hidup)

Jika Tuhan datang kedunia menjelma sebagai seorang manusia, terlihat oleh manusia, bisa diraba oleh manusia, maka ayat diatas harunya salah serta tidak ada mempunyai arti.

8- Konsep Yesus sebagai reinkarnasi Tuhan, juga mengundang pertanyaan serius tentang kemampuan Tuhan. Tuhan sebagai Yang Maha Sempurna, tidak pernah gagal dalam melakukan sesuatu. Dia hanya perlu mengatakan Jadi maka Jadilah. Dengan mengatakan Yesus adalah Tuhan yang datang ke dunia untuk membebaskan manusia dari dosa dan menjadikan semua orang-orang yang berdosa menjadi orang yang beriman, kita dengan segera akan mendapatkan delima baru:

Tak seorangpun menyangkal tentang ajaran yang dibawa Yesus untuk semua manusia, impact serta pengaruhnya dalam kehidupan manusia, ataupun kitab sucinya yang dibawanya dari Tuhan. Namun demikian kenyataanya sampai sekarang di dunia masih banyak orang yang tidak percaya pada Yesus. Esensi dari Kebebasan tuhan adalah berbeda dengan esensi dari kebebasan manusia, seperti yang ditulis Don Cupitt. #29 (The Debate about Christ, Don Cuppit, p. 19).

Tuhan disebut bebas/Kuasa esensinya bahwa Tuhan tidak pernah melakukan kegagalan dalam menjalankan keinginanya, Kemampuan-Nya tidak pernah sekalipun tertandingi, tergantung ataupun terbatasi. Jika Tuhan Berkata: Saya akan berinkarnasi dan menyelamatkan manusia, maka tidak ada sesuatu pun yang bisa menyetopnya. Kegagalan dalam bentuk apapun ataupun betapa kecilnyapun merupakan bentuk tidak konsistent yang bertentangan dengan sifat kesempurnaan Tuhan.

Lebih jauh Gereja mempunyai tiga lagi alasan untuk mendukung konsep "Yesus Anak Tuhan" yaitu:

1- Yesus diberkahi dengan Roh- Kudus atau Roh Suci.
2- The virgin birth / Kelahiran dari Sang Prawan
3- The nature of his miracles/ Sifat alam dari Mukjiyatnya

Injil memang dengan jelas mnyatakan bahwa Yeus diberkahi dengan Roh Kudus. Namun demikian Injil juga ternyata menyebutkan bahwa bukan cuma Yesus yang diberkahi dengan Roh Kudus, ayat berikut menyatakan bahwa John (Yahya) juga diberkahi dengan Roh Kudus:

"He will also be filled with the Holy Spirit." #30 (Luke 1:15) (Dia juga diberkahi dengan Roh Kudus)

Kita juga di ajari hal yang sama tentang Zakaria , ayah Yahya yang lurus. Dia juga diberkahi dengan Roh Kudus

"filled with the Holy Spirit" #31 (Luke 1:67)

Sekarang marilah kita lihat apa arti sebenarnya dari Roh Kudus. Pada waktu 200 th pertama setelah Yesus wafat, ketika Konsep trinitas belum dipakai / diadopsi oleh Gereja, Roh Kudus masih dimengerti sebagai Malaikat yang berkedudukan tinggi, bukan sebagai salah satu unsur dari Tuhan. Definisi ini didukung oleh beberapa ayat didalam Injil . Ayat-ayat tsb antara lain adalah :

"Now the birth of Jesus Christ was as follows: After his mother Mary was betrothed to Joseph, before they came together, she was found with child of the Holy Spirit" #32 (Mathew 1:18)

Sekarang perhatikan ayat ini:
"Now in the sixth month the angel Gabriel was sent by God to a city of Galilee called Nazareth, to a virgin betrothed to a man called Joseph of the house of David. The virgin's name was Mary." #33 (Luke 1:26-27)

Dari dua ayat tsb kita mengetahui bahwa Roh Kudus dan Jibril merupakan dua hal yang sama.


Dengan demikian arti bahwa seseorang itu diberkahi dengan Roh Kudus sama dengan arti bahwa Tuhan menolong/mensuport orang tsb dengan Malaikat Jibril sebagai pelindungnya.

(Bersambung ke bagian 4) 
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.36 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Yesus Diberkahi oleh /dengan Roh Kudus.


(Bagian 4 dari 7 Tulisan - Siapakah Yesus ???)

The "Virgin Birth"

Gereja memakai konsep Kelahiran dari gadis sebagai upaya kuat untuk mendukung konsep "Anak Tuhan". Ajaranya adalah: Karena Yesus tidak mempunyai ayah manusia, ayahnya pasti Tuhan di Surga, dengan demikian dia adalah anak tuhan". Argumen sederhana untuk melawan tsb adalah mengemukakan argumen tentang Adam. Menurut Genesis, Adam tidak punya ayah atau ibu, sehingga dia adalah juga anak Tuhan. Dan memang Adam menurut Injil adalah Anak Tuhan:

"Adam the son of God" #34
(Adam Anak Tuhan) (Luke 3:38)

Dengan demikian karena kita keturunan Adam, apakah kita juga berhak disebut sebagai anak-anak Tuhan? Memang demikaian , kita semua adalah anak-anak Tuhan seperti disebut dalam Injil:

"Kita semua adalah anak-anak Tuhan" #35 (Romans 8:16)

"Kamu semua adalah anak dari Tuhan yang Hidup." #36 (Hosea 1:10)

"Diberkahi bagi orang-orang yang membuat perdamaian dan mereka adalahg anak-anak Tuhan" #37 (Mathew 5:9)

"Mereka yang dituntun oleh Rohnya Tuhan adalah Anak-anak Tuhan" #38 (Romans 8:14)

Apakah Gereja masih akan menyangkal ajaran Yesus bahwa kita adalah anak-anak Tuhan? Dan jika demikian maka Yesus pun mengatakan hal itu:

"I ascend to my father and your father, to my God and your God." #39 (John 20:17) (Aku naik kepada Bapa-ku dan Bapa-mu, Tuhan-ku dan Tuhan-mu) (Yahya 20:17)

Penyaliban.


Banyak riset telah dilakukan tentang penyalipan Yesus. Apakah yesus benar-benar di salib? Apakah Yesus mati di atas salib? Merupakan pertanyaan-pertanyaan penting yang perlu dijawab. Orang-orang kristen tradisional yang hanya mengikuti kepercayaan, mempercayai bahwa Yesus disalib dan mati untuk mengambil dosa-dosa kita. Memang Injil memberikan bukti kuat bahwa Yesus disalib, namun Injil juga memberikan bukti kuat bahwa Yesus tidak mati disalib.

Kita membaca di Injil bahwa setelah Yesus ditangkap, atau mungkin sesaat sebelum ditangkap, Yesus memanjatkan Doa secara serius kepada Tuhan untuk menyelamatkan dia dari kematian:

"In the days of his earthly life, he offered up prayers, with loud cries and tears to God who was able to save him from death" #47 (Hebrews 5:7) (Pada hari-hari terahir kehidupanya di Bumi, Dia berdo kepada Tuhanya yang telah menyelamatkan dia dari kematian, sambil menagis keras dan mencucurkan air mata.)

Ayat ini merupakan ayat yang sangat penting yang menyatakan bahwa, begitu mendengar doanya Yesus, Tuhan lalu menyelamatkan dia dari kematian. Dengan kata lain Yesus tidak mati di atas salib. Gereja bisa saja mengatakan bahwa doa tsb di panjatkan Yesus kepada Tuhan semesta alam di dalam kuburan sebelum dia dibangkitkan. Namun hal ini bertentangan dengan kalimat "kehidupanya di bumi". Kalimat ini menunjukan kehidupanya di muka bumi bukan mati di dalam kuburan.

Kesimpulan yang sama bisa ditarik dari kalimat terkenal di Psalms:

"Tuhanku-Tuhanku, mengapa engkau melupakan aku? Sejak Aku engkau jadikan dengan dilahirkan dari rahim ibuku. Engkau selalu menjadi Tuhanku, Janganlah Engkau menjauhiku karena bahaya telah mendekatiku, karena tidak ada seorangpun yang akan menolong. Karena aku telah dikelilingi anjing-anjing, karena orang-orang yang jahat telah mengepungku, tetapi Engkau, o Tuhan janganlah engkau tinggalkan aku "" Engkau telah menjawab do'a ku(Psalms 22)

Kalimat Engkau telah menjawab do'aku menunjukan bahwa Tuhan telah menolong Yesus dari kematian.

Ayat-ayat lain menyatakan bahwa Tuhan telah mengangkat Nyawa/Rohnya Yesus sebelum penyaliban dilaukan, shg yang disalib oleh pasukan Roma tidak lebih cuma jasad yang tidak bernyawa (seperti dlm keadaan koma sebelum mati) Pandangan yang menunjukan Tuhan maha penyayang ini di dukung oleh ayat-ayat lain sbb:

"Tetapi Engkau, Tuhan kasihanilah aku, dan angkatlah aku keatas, shg aku bisa mebalasnya ". Musuh-musuhku tidak menguasai aku"(Psalms 41:10-11)

kalimat angkatlah aku keatas shg musuhku tidak menguasai aku juga mendukung pernyataan bahwa Yesus diangkat keatas sebelum musuhnya menguasai dirinya.

Bukti lain yang menguatkan pandangan ini adalah ditemukanya sebuah Guci dari tanah merah pd th 1945 oleh seorang petani Mesir di desa "Nag Hammadi", yang berisi 13 gulungan papyrus yang berisi tulisan apa yang sekarang terkenal dengan Injil Thomas. Arti penting dari Injil ini karena Injil ini bebas dari revisi dan sensor dari Orang-orang/Pemerintah Roma ortodox. Dalam cuplikan berikut Yesus berbicara sbg orang pertama:

(Aku tidak menyerah kepada mereka seperti yang mereka rencanakan ".. dan tidak pula aku mati secara sungguh-sungguh tetapi cuma nampaknya saja, biarkan aku dipermalukan oleh mereka ".. karena kematianku yang mereka sangka , sesungguhnya mereka dalam kesalahan dan dalam kebutaan, karena mereka sering mengirim orangya kekematian ".. ini bukan kasus yang seperti itu) " #50 (The Holy blood and the Holy Grail, Baigent, Leigh and Lincoln p. 403)

Kalimat "aku tidak mati sungguh-sungguh" membenarkan bahwa Roh/Nyawa Yesus diangkat sebelum Yesus disalib.

Disisi lain, Injil Barnabas, bukan seperti 4 Injil lainya yang terkenal (Mathius, markus, Lukas dan Yohanes), merupakan Injil yang ditulis oleh orang yang hidup semasa nabi Isa /Yesus masih hidup. Barnabas dinyatakan dalam Injil dengan kalimat:

"Barnabas was a good man, full of the Holy Spirit and faith." #51 (The Acts
11:24) (Barnabas adalah orang yang baik, penuh dengan iman dan Roh Kudus)

Yang menarik disini, walaupun Injil barnabas ini menyokong pendapat bahwa Yesus tidak mati di atas Salib, namun mengungkapkan interprestasi lain. Menurut Injil ini terjadi penggantian dimana Yudas di dimripkan seperti Yesus olah Tuhan, sehingga dia yang di tahan dan kemudian di salib oleh Orang Roma.

Di awal th 1907, terjemahan Injil Barnabas dlm bahasa Inggris di terbitkan oleh Oxford University Press, namun secara misterius semua cetakan terjemahan Injil ini menghilang dipasaran. Sekarang Injil Barnabas ini hanya tersisa dua buku yang satu tersimpan di British Museum dan yang satu di Perpustakaan Congress di Woshington.

Pentingnya perbedaan kata Rising/Kenaikan dan Resuraction/Kebangkitan:

Kenaikan Yesus bisa terjadi sewaktu Yesus masih hidup, shg dia diselamatkan, sedangkan kebangkitan , kita menemukan, bahwa tidak mungkin terjadi sebelum Yesus wafat terlebuh dahulu. Dari sudut pandang semua ayat yang menyatakan tentang kenaikan Yesus dan diselamatkanya dari kematian, bukti ini lebih menguatkan bahwa kenaikan Yesus oleh Tuhan adalah dalam keadaan hidup dengan maksud untuk menyelamatkan dari kematian.

(Bersambung ke bagian 5) 
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.35 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Paus " sang Koruptor ajaran Kristen

(Bagian 5 dari 7 Tulisan - Siapakah Yesus ???)

Konsep "kebangkitan Yesus" didalam Injil tdk dianggap sehingga kejadian yang unik, sehingga kejadian ini tidak bisa dijadikan bukti untuk menguatkan ketuhanan Yesus.

"And the graves were open; and many bodies of the Saints who had fallen asleep were raised, and coming out of the graves after his resurrection, they went into the holy city and appeared to many." #52 (Mathew 27:52-53) (Dan kubur-kubur itu dibuka; dan mayat-mayat dari murid murid yang tertidur itu bangkit dan keluar dari kuburan setelah dibangkitkan, mereka lalu pergi ke kota dan terlihat oleh orang banyak)

Konsep dari kebangkitan sebenarnya diperkenalkan oleh Paus yang tidak pernah melihat Yesus waktu hidup. "Remember that Jesus Christ of the seed of David was raised from the dead according to my gospel." #53 (2 Timothy 2:8) (Ingat bahwa Yesus Kristus anak dari david dibangkitkan dari kematianya menurut Injil ku)

Paus lah yang juga mula-mula menyatakan bahwa Yesus itu anak Tuhan:
"Immediately he (Paul) preached the Christ in the synagogues, that he is the son of God." #54 (The Acts 9:20) (Kemudian dengan segera dia (Paus) mengajarkan Kristus di synegog-synegog, bahwa dia adalah anak Tuhan)

Agama kristen sekarang sebagian besar merupakan ajaran dari Paus bukan ajaran Yesus. Kebebasan yang dimiliki Paus dalam mengubah ajaran Yesus sesungguhnya sangat mengkhawatirkan. Konsep tentang kebangkitan dan ketuhanan Yesus adalah salah satu ajaran utama yang ajarkan oleh Paus . Sedangkan hal-hal penting lain yang dianggab Suci oleh orang yahudi sayangnya justru di hapuskan oleh Paus. Perhatikan hal berikut:

"God said to Abraham, "You must agree to keep the covenant with me, both you and your descendants in future generations. You and your descendants must agree to circumcise every male among you"""" every male who is not circumcised will no longer be considered one of my people, because he has not kept the covenant with me." #55 (Genesis 17:9-14) (Tuhan mengatakan kepada Ibrahim, Kamu harus setuju untuk menjaga perjanjian denganKu, kamu dan keturunan-keturunanmu generasi yang akan datang. Kamu dan keturunan-keturunanmu harus setuju untuk melakukan Sunat bagi setiap laki-laki diantaramu""Setiap laki-laki yang tidak disunat tidak akan diakui sebagai pengikutku, karena dia sudah tidak menepati perjanjian denganku)

Pertama, Paus dengan mudah menyepelekan tentang sunat, yang dianggap ritual suci oleh orang Yahudi:

"Whether or not a man is circumcised means nothing" #56 (1 Corinthians 7:19) (Disunat atau tidak, lelaki itu sama saja (tidak mempunyai arti apa-apa)

Kemudian, Paus secara terbuka menentang praktik itu:

"I, Paul, tell you that if you allow yourself to be circumcised, it means that Christ is of no use to you at all" #57 (Galatians 5:2) (Saya, Paus, mengingatkan kamu jika kamu merelakan dirimu untuk disunat, itu berarti bahwa Kristus tidak berguna untukmu sama sekali)

Tidak mempunyai nilai sama sekali bahwa Yesus sendiri sebenarnya disunat.

Mungkin Paus menganggap dirinya sebagai utusan atau orangnya Tuhan, namun beberapa dari kalimanya sendiri menentang bahwa dia seorang yang punya intregritas:

"I robbed other Churches, taking wages from them to minister to you." #58 (2 Corinthians 11:8) (aku merampok gereja-gereja, mengambil upah dari mereka untuk menolong kamu)

"What I am saying now is not what the Lord would want me to say; in this manner of boasting I am really talking like a fool." #59 (2 Corinthians 11:17) (yang aku katakan sekarang adalah bukan yang Tuhan kehendaki saya untuk mengatakanya, dengan sikap yang kuat ini saya sesungguhnya bicara seperti orang culun/bego/idiot)

"For you gladly tolerate anyone who comes to you and preaches a different Jesus." #60 (2 Corinthians 11:4) (karena kamu dengan senang mentoleransi orang yang datang dan mengajarkan tentang Yesus yang berbeda/lain)

Sedihnya kalimat-kalimat itu sekarang menjadi landasan terbesar dari ajaran Kristen.

Paus mengajarkan, bahwa untuk menjadi orang Kristen yang baik tidak perlu mengikuti hukum-hukum Musa, dan malah ini menjadi satu-satunya syarat agar dosa-dosanya bisa diampuni (iman penebus dosa)

Jika itu masalahnya, kita mungkin bertanya, lalu apa gunanya Yesus menghabiskan hidupnya yang terbaik untuk mengajarkan apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan untuk bisa memasuki kerajaan surga? Ide naiv yang mengatakan cukup percaya pd Yesus dan otomatis akan mendapatkan tempat di surga adalah bertentangan dengan ajaran Yesus itu sendiri.

"Not everyone who calls me Lord will enter the kingdom of heaven, but only those who do what God in heaven wants them to do." #61 (Mathew 7:21) (Tidak semua orang yang memanggilku tuhan akan memasuki surga, tetapi cuma mereka yang mengerjakan apa-apa yang Tuhan disurga mengharuskan mereka untuk mengerjakanya)

Ini juga bertentangan dengan ajaran di Perjsanjian Lama dan Baru:

Perjanjian Lama:
"Also to you O Lord, belong mercy; for you render to each one according to his work." #62 (Psalms 62:12) (Juga kepadaMu oh Tuhan, cinta kasih dimiliki, kepadamu pembalasan akan dilakukan pd seeorang sesuai dengan apa yang dikerjakan)


"And will he not render to each man according to his deeds?" #63 (Proverbs
24:12) (apakah dia tidak akan memberi balasan kepada setiap orang sesuai dengan perbuatanya?) "The righteousness of the righteous shall be upon himself, and the wickedness of the wicked shall be upon himself." #64 (Ezekiel 18:20)


Perjanjian Baru:

"Each of us shall give an account of himself to God." #65 (Romans 14:12) (Setiap orang akan mempertanggung jwabkan dirinya sendiri kepada Tuhan)

"Each one will receive his own reward according to his own labour." #66 (1 Corinthians 3:8) (Setiap orang akan menerima ganjaran sesuai dengan perbuatanya sendiri)

Ayat-ayat ini mnyatakan bahwa iman saja tidak cukup , tetapi ganjaran juga sangat tergantung dari pekerjaan, amal, kejujuran serta perbuatan.

Yang paling mengejutkan, bahwa dua ayat terahir (dari Roman dan Corintian), adalah merupakan kalimat dari Paus sendiri. Ini menunjukan bahwa paus tidak cuma menentang ajaran Yesus tetapi juga ajaranya sendiri.

Paus menyatakan bahwa ajaranya merupakan ajaran yang diturunkan secara langsung dari Yesus melalui sebuah visi. Ini tentunya menimbulkan pertanyaan penting sbb:

Apakah ajaran serta ayat yang diajarkan oleh Yesus itu tidak lengkap, Apakah dia harus melengkapinya setelah mati lewat orang lain? Yesus hidup dan menjalani hidupnya sepanjang hayat dan mengikuti hukum Musa, bahkan dia selalu memelihara , dia datang bukan untuk mengubah hukum yang sudah ada)

"Think not that I am come to destroy the law, I am not come to destroy, but to fulfil" #67 (The Bible, Mathew 5:17-18)

Dilain sisi, Paus membawa ajaran yang tidak pernah diajarkan oleh Yesus dan bertentangan dengan hukum/ajaran Musa.

Pertentangan ini membuat kita harus memilih satu diantara dua, karena tidak mungkin dua-duanya benar. Tentunya tanpa perlu dikatakan bahwa ajaran Yesuslah yang benar , dan siapa saja yang sungguh-sungguh percaya akan Yesus tentu akan mengikuti ajaranya, bukan ajaran Paus yang nonsense.

Karena perbedaan besar antara ajaran suci yang dibawa Yesus dengan inovasi korup yang dibawa Paus, maka ada benarnya jika Paus disebut oleh Heinz Zehmt sebagai " Sang Koruptor dari Injilnya Yesus" #68 (The Jesus Report, Johannes Lehman, p. 126), sementara Werde menyebut Paus sebagai "Penemu kedua AJARAN Kristen" #69 (Ibid. p.127).

Tuduhan terhadap Paus yang dinyatakan Injil adalah sbb:

"This man is trying to persuade people to worship God in a way that is against the law." #70 (The Acts 18:13) (Orang ini mencoba untuk membujuk orang-orang dalam menyembah Tuhan dengan cara yang bertentangan dengan Ajaran yang benar)

Tuduhan serius ini tidak bisa di abaikan begitu saja, mengingat peryataan Yesus:

"Think not that I am come to destroy the law, I am not come to destroy, but to fulfil" (jangan berfikir aku datang untuk menghancurkan hukum yang ada, aku datang bukan untuk merusak, tetapi untuk menyempurnakan)

Yesus hidup sepanjang hayatnya sebagai seorang Yahudi, dia sering ceramah disynegog-synegog, dan pengajaran kristen pada awalnya semua memakai synegog-synegog tsb. Tidak ada satupun bukti yang tertulis didalam Iinjil yang menunjukkan bahwa Yesus menganggab dirinya sebai penemu agama baru.

Pengajaran dasar setelah Yesus wafat masih mengikuti hukum/ajaran Yahudi. Kita mengetahui sbg contoh bahwa Simon Peter (Petrus) waktu berceramah setelah Yesus wafat masih mengatakan dirinya seorang Yahudi yang mengikuti agama Yahudi.

"I need not tell you that a Jew is forbidden by his religion to associate with one of another race." #71 (The Acts 10:28) (Saya tidak perlu mengatakan bahwa seorang Yahudi itu dilarang untuk bergaul dengan orang selain Yahudi).

Selanjutnya setelah wafatnya Yesus, ketika agama Kristen baru ditemukan dan diselewengkan dari ajaran Yesus yang benar,Paus, Barnabas dan pengikutnya diusir dari synegog-synegog karena mereka dituduh telah meracuni serta menyalahkan ajaran yang benar.

"But the Jews """" raised up persecution against Paul and Barnabas, and expelled them from their region." #72 (The Acts 13:50) (Tetapi orang-orang Yahudi ". Menghukum Paus dan Barnabas, dan mengusir mereka dari daerahnya)

Perlu diingat bahwa waktu itu Barnabas masih melakukan perjalanan dan pengajaran dengan Paus, namun ahirnya mereka berpisah setelah Paus menyimpang dari Injil yang asli.

Ajaran tentang Kebangkitan yang merupakan ajaran baru yang diajarkan Paus, kemudian ajaran ini ditentang disetiap synegog.

"And they took him (Paul) to the Areopagus saying: May we know what this new doctrine is of which you speak?" #73 (The Acts 17:19) (Dan mereka membawa Paus kepada Areopagus dan mengatakan, Bolehkah kita tau tentang doktrin baru yag kamu ajarkan itu?)

(Bersambung ke bagian 6)
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.33 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Tentang Trinitas

(Bagian 6 dari 7 tulisan -- Siapakah Yesus ??)


Tentang trinitas ini kita telah mengetahui bahwa tidak ada kata-kata tentang Trinitas di dalam Injil dan tidak pernah diajarkan oleh Yesus. Dengan pengetahuan ini, maka kita menjadi sangat heran kenapa konsep ini justru menjadi dasar yang sangat kuat di dalam ajaran Kristen sekarang ini. Jika menjadi seorang Kriasten berarti harus berpegang teguh thd ajaran Yesus, maka memegang teguh prinsip Trinitas yang sama sekali tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tentunya bukan merupakan orang kristen yang sebenarnya.

Memang didalam Injil disebutkan tentang Bapa, Anak dan Roh Kudus seperti didalam Injil King James yang ditulis th 1611:

"For there are three that bear witness in heaven, the Father, the Word and the Holy Spirit and those three are one. And there are three that bear witness on earth; the Spirit the water and the blood, and these three agree as one." #74 (First Epistle of John 5:7-8) (Mereka bertiga yang bersumpah di Surga, Bapa, Kalimatnya, dan Roh Kudus dan mereka bertiga adalah satu. Dan mereka bertiga yang bersumpah di muka Bumi, Roh air dan Darah, dan ketiganya setuju bahwa mereka adalah satu)

Namun demikian, kalimat: (Mereka bertiga yang bersumpah di Surga, Bapa, Kalimatnya, dan Roh Kudus dan mereka bertiga adalah satu" telah dihilangkan di Versi standard yang direvisi th 1952 dan 1971, serta di Injil-Injil lain seperti terbitan yang punya tambahan di dalam huruf yunani.

Ayat yang sama dalam Injil berbunyi:
"And it is the spirit who bears witness, because the spirit is truth. For there are three that bear witness, the spirit and the water and the blood, and the three are in agreement." #75 (The American Standard Bible, First Epistle of John
5:7-8)

Di Injil Lain ayat yang sama:

"For there are three witness bearers, the spirit and the water and the blood, and the three are in agreement." #76 (New World Translation of the Holy Scripture, First Epistle of John 5:7-8)

Lebih jauh, Konsep Trinitas menawarkan hal yang sangat tidak masuk akal ketika membicarakan Bapa sebagai sang pencipta, Anak sebagai Penebus dosa dan Roh sebagai sang Spirit as Sanctifier!Konsep tidak masuk akal ini yang membawa kita kpd kepercayaan bahwa Tuhan itu tiga dengan masing-masing fungsinya, tentunya sangat bertentangan dengan konsep bahwa Tuhan itu satu yang kekal tiada bandingya..

Konsep Trinitas dirumuskan oleh Athanasius (seorang yang keblinger dari Alexandria Mesir) #77 (The History of Christianity, a Lion Handbook, p.172-177). Rumusan ini kemudian diterima pd pertemuan Nicaea th 325 AD atau tiga abad setelah wafatnya Yesus. Sehingga tidak aneh jika Paganisme roma berpengaruh besar pd ajaran ini yaituTiga kesatuan Tuhan. (the Triune God). Hari Sabath yang jatuh jhari sabtu diganti hari Minggu, Kelahiran Anak-Tuhan yang bernama Mithra pd tgl 25 Desember dikenalkan sebagai hari lahirnya Yesus. Serta banyak ajaran tradisi yang kemudian di transfer menjadi ajaran Kristen, seperti penggunaan Lilin, incense and garlands. Tradisi-tradisi ini pada awalnya ditentang oleh Gereja karena merupakan simbol dari tradisi Jahiliah, namun sekarang hal ini menjadi hal yang lumrah.

Tradisi jahiliah yang diadopsi sebagai ajaran Kristen dan dsangat bertentangan dengan Injil adalah pengambilan pohon yang dihiasi untuk perayaan Natal. Didalam Injil disebutkan:

"For the customs of the people are in vain; for one cutteth a tree from the forest """they decorate it with silver and Gold." # 78 (Jeremiah 10:2-5)

Itulah beberapa konsep yang diadopsi ke agama Kristen dari tradisi jahiliah Roma, yang sama sekali tidak mempunyai dasar dari Injil.

Apakah Konsep Ketuhan Yesus merupakan penyelesaian Politik?

Untuk menganalisa alasan kenapa Gereja mau mengadopsi kosep ketuhanan Yesus pd waktu itu yaitu sesudah wafatnya Yesus, sementara semua Kitab menyatakan dengan tegas bahwa Yeus adalah seorang Nabi seperti yang diterangkan diatas, dan bahkan Yesus sendiri tidak pernah mengklaim ketuhanan itu sendiri, orang akan berpikir :

Pada waktu itu Gereja mempunyai tugas ganda . yang pertama sebagai lembaga yang menyediakan bimbingan keagamaan dan sebagai tempat orang untuk melaksanakan peribadatan. Dan yang kedua, Gereja terlibat dalam pemerintahan dan pengaturan tnegara. Agama dan politik waktu itu merupakan dua hal yang tidak terpisahkan. Seseorang yang berani menentang Gereja akan dengan kejam dihum.

Gereja sudah sangat menyadari tentang sejarah Israel, mengetahui bahwa banyak Nabi telah diturunkan dan berahir serta dilupakan orang. Gereja juga menyadari bahwa inti ajaran keimanan adalah figure dariYesus , maka untuk menjaga keberadaanya Gereja harus menjaga hubunganya dengan Yesus. Dengan demikian garansi agar Yesus tidak terlupakan shg Gereja tetap berkuasa, maka diciptakan konsep tentang Ketuhanan Yesus, karena sebagai seorang Nabi saja mungkin bisa dilupakan, tetapi sebagai tuhan tentu tidak pernak akan terlupakan. Sehingga jika Yesus diangkat sebagai figure tuhan, Gereja tentu tidak pernah akan kehilangan pengaruh dan authoritasnya.

Ketuhanan Yesus diadopsi bersamaan dengan konsep Trinitas yang merupakan bentuk rekonsiliasi dengan Penguasa Roma. Namun demikian jika ditanyakan bagaimana mungkin Tuhan itu satu tapi tiga atau sebaliknya, atau bagaimana mungkin Tuhan sebg Bapa dan sebagai anak pada waktu yang bersamaan, Gereja akan menjawab : "Percaya saja (beriman saja), itulah misterinya". ("Just have faith!" and "That is the mystery of it!" Atau "Tutuplah matamu dan ikuti aku."

Tidak perduli apakah itu masuk akal atau tidak selama kamu percaya apa yang mereka katakan. Tetapi tentu saja apapun konsepnya, jika berisi tentang sesuatu yang misterius dan tidak rasional , pasti mengandung suatu kesalahan pada intinya, karena kebenaran tidak pernah tidak masuk akal.

Secara sejarah, konsep Trinitas merupakan bentuk penyelewengan kitab suci, tidak bisa dipertanggungjawabkan secara filosofi, dan juga secara matematik merupakan konsep yang tidak bisa dimengerti dan salah.

Ajaran lain yang tidak pernah diajarkan oleh Yesus adalah ajaran tentang Dosa Asal. Menurut konsep ini kita semua harus memikul dosa yang dilakukan Adam . Dengan demikian kita semua terlahir dengan dosa bawaan yang harus kita tanggung. Ajaran ini yang mengklaim bahwa bayi yang baru lahir juga telah membawa dosa, bertentangan dengan ayat-ayat dlm injil tersebut diatas, yang menyatakan dengan tegas bahwa setiap orang bertanggung jawab terhadap apa yang dilakukan sendiri dan perbuatanya sendiri, dan tidak ada seorang pun yang akan menaggung dosa orang lain. Lebih parah lagi ajaran ini bertentangan dengan kalimat Yesus yang tertuang pd ayat berikut:

"Let the children come to me, and do not forbid them; for of such is the kingdom of heaven." #94 (Mathew 19:14)

Karena di surga tidak ada dosa , dengan demikian anak-anak merupakan kerajaan surga, maka kita mengetahui bahwa anak-anak itu bebas dari segala macam dosa.

Ajaran tsb tidak pernah diajarkan oleh Yesus, tetapi merupakan tambahan ajaran yang dilakukan setelah Yesus wafat, dengan demikian hal ini menyebabkan suatu delima thd orang kristen yang mencoba melakukan reconsiliasi thd penerimaanya thd Perjanjian lama dan penolakanya thd Judaism (Ajaran agama Yahudi). Hal ini menjadi lebih terbukti jika kita mengikuti pertanyaan sbb:

Bagaimana mungkin Tuhan yang Tunggal spt disebut di Perjanjian lama tiba-tiba pd konsep Trinitas menjadi tiga tetapi satu?

Apakah Tuhan memang tiga tetapi satu sperti konsep itu ?, jika demikian kenapa pengetahuan semacam ini tidak pernah diajarkan kpd orang-orang Israel (Yahudi)? Bukankah didalam Perjanjian-lama diceritakan tentang Para Nabi dengan semua Kitab Sucinya yang berasal dari tuhan? Kenapa semua Nabi tsb selalu mengajarkan bahwa Tuhan itu Satu (Tunggal)? Apakah konsep Trinitas (Tiga tetapi satu) itu merupakan ajaran rahasia yang kemudian dengan tiba-tiba dimunculkan kepermukaan?.Barangkali karena pertanyaan-pertanyaan ini tidak pernah terjawab secara memuaskan, maka kita jangan heran jika mendapatkan Gereja-Gereja (di barat) sekarang ini selalu dalam keadaan kosong . Jangan heran jika gereja juga dituduh mempunyai kepercayaan ganda (Double think) yang oleh George Orwell kepercayaan ganda ini diterjemahkan sebagai::

(Kepercayaan ganda (double think) adalah kekuatan untuk meyakini dua macam kepercayaan yang bertentangan sekaligus, dan menerima kedua-duanya). #95 ( "1984", George Orwell, page 220)

Akar masalah dari kepercayaan ganda ini adalah mempercayai konsep Trinitas (Tiga tetapi satu) dan KeEsaan Tuhan secara bersamaan. Kasus lain yang merupakan bukti dari kepercayaan ganda terlihat pd Artikel ke VII dari 39 artikal Church of England yang menyatakan : "Perjanjian Lama tidak bertentangan dengan Perjanjian Baru" . Namun demikian seperti yang telah diterangkan diatas, banyak konsep yang tertulis pd surat-surat Paus bertentangan dengan Perjanjian Lama. yang harus ditekankan disini tetapi adalah fakta bahwa ajaran-ajaran Yesus itu tidak ada yang bertentangan dengan apa yang ada di perjanjian Lama. Bahkan Yesus sendiri menyatakan:

"Think not that I am come to destroy the law, I am not come to destroy, but to fulfil" #96 (The Bible, Mathew 5:17-18)

Berdasarkan fakta diatas, maka bukan hal yang aneh jika banyak ilmuwan (scholars ) terkemuka yang secara terang-terangan menentang konsep ganda seperti Trinitas. Kelompok ilmiwan kristen yang lebeih dikenal sebagai Kelompok "Unitarians" hanya mempercayai konsep Ke Esaan Tuhan, dan menentang penggunaan kata "Anak". Kelompok ilmuwan ini antara lain adalah Iranaeus, Diodorus, Lucian and Arius.

Iranaeus (130-200 A. D.), yang dihukum mati pd th 200 A. D., secara sengit menentang Paus yang menyuntikan filosofi Pagan (jahiliah) dan Platonic kedalam ajaran Kristen .

Lucian yang karena kepercayaanya juga dengan sadis dihukum mati pd th 312 A. D. menentang tendensi pengartian Kitab Suci dengan memakai simbol-simbol dan mitos-mitos. Dia hanya percaya bahwa Yesus adalah lebih rendah dari Tuhan.

Arius (250-336), murid besar Lucian, merupakan pengeritik besar dari Gereja Pauline.

Ajaran "Unitarian" kristen ini terus berkembang dan dilanjutkan ilmuwan-ilmuwan beasr ternama . Dalam Catatan sejarahnya, Sir Isaac Newton (1642-1727) memberikan pernyataan thd konsep trinitas sbb:

"Let them make good sense of it who are able. For my part I can make none." #97 (Biarkan mereka menerima ajaran itu bagi yang bisa, untuk ku aku tidak bisa melakukan itu) (Anti-Trinitarian Biographies III, A. Wallace, page 428)

Joseph Priestly (1733-1804), sang penemu oxyangen, juga menentang Trinitas dan menyatakan bahwa Yesus adalah seorang manusia biasa.. Para ilmuwan lain yang mengikuti jejak ini termasuk Milton (1608-1674), William Channing (1780-1842) , serta John Locke (1632-1704).

Gereja bukanlah konsep yang didirikan oleh Yesus. Beliau tidak pernah sekalipun membangun konsep hirarcy tentang Pastur atau Pendeta, yang bertindak sebagai mediator antara manusia dan Tuhan. Tetapi Gereja sekarang mengajarkan kpd pengikutnya bahwa penebusan dosanya akan diterima jika mereka melakukan apa yang Gereja katakan saperti itu . Dari mana Gereja mendapatkan Autoritas ini? Penolakan tentang berlakunya otoritas Gereja itu sekarang ini terjadi dengan sekala yang luar biasa besarnya melebihi penolakan thd Gereja yang pernah terjadi sebelumnya. Titik tolaknya terjadi th 1755 dimana saat itu terjadi gempa bumi di Lisbon yang menewaskan ratusan orang kristen yang sedang mengikuti misa di Gereja, bersamaan dengan lahirnya zaman baru yang disebut "The Age of Reason". Kejadian ini telah menjadikan konsep "Penebusan dosa atau penyelamatan (salvation) mengalami penyerangan tidak percaya yang begitu dahsyat #98 (The Case against God, Gerald Priestly, page 16)

(Bersambung ke bagian 7) 
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.32 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Apakah Konsep Ketuhan Yesus merupakan penyelesaian Politik?

(Bagian terakihr dari Siapakah Yesus ? --- habis)


George Harrison dari Beatles memberikan ringkasan tentang penolakan itu dg kalimat yg sangat manis

"When you"re young you get taken to Church by your parents and you get pushed into religion at school. They"re trying to put something into your mind. Obviously because nobody goes to Church and nobody believes in God. Why? Because they haven"t interpreted the Bible as it was intended. You"re taught just to have faith, you don"t have to worry about it, just believe what we are telling you." #99 (Christianity on Trial, Colin Chapman, page 37). (Ketika kamu masih kecil, kamu dibawa ke Gereja oleh orang tuamu, dan dipaksa melakukan kegiatan agama disekolah. Mereka berusaha mencekoki sesuatu kedalam otakmu. Tentu saja karena tdk ada seorangpun yg mau pergi ke Gereja dan mau mempercayai Tuhan. Kenapa? Karena mereka tdk mengitrepestasikan Injil sebagaiman seharusnya. Kamu hanya diajari hanya untuk beriman, Kamu tdk perlu khawatir tentang hal itu, Percaya saja apa yg kita katakan kepadamu).

Dg kalimat ini George Harrison sungguh telah membuka fenomena yg sangat serius. Banyak orang yg sekarang meninggalkan gereja serta agamanya, lebih dikarenakan adanya kesalahan sengaja didalam penterjemahan seperti yg digambarkan George Harrison daripada penyangkalan adanya Tuhan. Pengkultusan Yesus, konsep yg diadopsi gereja yg tdk pernah diajarkan oleh Yesus, juga menjadi penyebab utama kenapa orang Yahudi menolak percaya Yesus sbg seorang Mesiah (Juru selamat) yg telah dibicarakan pd kitab-kitab sucinya yg lalu. Pada Kitab perjanjian lama sang Juru selamat dan sang Raja Yahudi adalah seorang Nabi yg dikirim kepada orang Israel. Dia adalah seorang nabi berurutan dg Nabi-nabi sebelumnya. Ajaran asli yg belum terkorupsi memang merefleksinya kenyataan ini. Hal ini tdk berbeda dg ajaran Ibrahim, Musa dan David (".). Tetapi sayangnya ajaran terkorupsi yg diajarkan Gereja sekarang, yg lebih banyak merupakan ajaran Paus daripada Yesus, telah menjadikan orang Kristen terisolasi dari ajaran theology Yahudi. Trinitas, Inkarnasi(Penitisan) Tuhan kpd manusia, Kebangkitan dan penebusan dosa, serta doktrin-doktrin korup lainya, telah menjauhkan ajaran kristen dari aliran ajaran utama Kitab-kitab suci Yahudi.

Seorang filosouf ternama yang ateis Sir Ayer mengatakan :
"Christianity is based on the notion of vicarious atonement which shocks me not only intellectually but morally. If I have a child I don"t punish his brother for what he did, and that is exactly what Christianity is based upon."

Sir Ayer proceeds to show distaste for God's massacre of the Jews throughout the Old Testament then he adds:
"Here you have your deity who did all this, and then he said suddenly, "People are behaving badly, I am going to transform myself into a human being and suffer vicariously. Sins have to be atoned for by a "sacrificial lamb". So Christ is supposed to atone for the sins that other people committed. The whole thing is not only intellectually contemptible but thoroughly outrageous." #100 (The Case against God, Gerald Priestland, page 18).

Karena lemahnya argumen dari doktrin-doktrin Kristen tsb, maka tdk aneh jika ajaran Kristen selalu berubah-ubah dalam menghadapi tantangan baru.

T. S. Elliot merangkumkan ini dengan kalimat yang sangat indah :

"Christianity is always adapting itself into something which can be believed." #101 (The Myth of God Incarnate, edited by John Hick, page IX). (Agama kristen selalu beradaptasi mengubah dirinya sendiri thd sesuatu yang bisa dipercaya)

Sebagai kesimpulan, kiranya cukup jelas bahwa Yesus yang sesungguhnya seperti diterangkan oleh Injil, juga yang disebut sbg Yesus yang sesuai dengan sejarah, adalah hal yang sangat berbeda dengan ajaran salah yang diajarkan oleh Gereja. Tdk pernah diterangkan didalam Injil bahwa Yesus adalah bentuk inkarnasi Tuhan di dunia. Tidak pernah juga disebutkan didalam Injil bahwa Yesus mengklaim bahwa hanya lewat Dia satu-satunya jalan kebenaran. Tdk pernah juga ada bukti disebutkan dalam Injil tentang ajaran penebusan dosa , seperti juga bukti tentang ajaran yesus / kepercayaan tentang ketuhananya sendiri.

Ahirnya, sebagai penutup kita lihat kalimat Yesus yang ditujukan kepada orang-orang yang tidak menyembah Tuhan, namun justru memberhalakan serta menyembah dirinya

"Tidak ada seorangpun yang memanggilku sbg tuhan akan masuk kedalam kerajaan Surga, kecuali mereka-mereka yang mengerjakan apa yang Tuhan kehendaki untuk mengerjakanya. Ketika hari Kiamat datang, banyak orang akan memanggilku, tuhan,tuhan! Dengan namamu kita berbicara Kalimat Tuhan. Kemudian aku (Yesus) akan berkata kepada mereka: Aku tidak pernah mengenalmu, pergi dari hadapanku hai orang sesat!" (mathius &:21-23).

Wallahu'alam bishowwab


AG

From: AgungPrimamorista@tpj.co.id
http://www.egroups.com/message/sabili/
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.30 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Apakah Yesus Tuhan??

Tanpa keraguan, anda telah sering mendengar klaim bahwa Yesus adalah Tuhan, oknum kedua dalam Trinitas. Namun, Bibel (Injil) yang dipakai sebagai dasar referensi ilmu pengetahuan tentang Yesus dan sebagai basis dari doktrin kristen menolak klaim tersebut. Saya sangat menyarankan anda untuk kembali menyimak Bibel dengan cermat dan teliti dan yakinkan dibawah ini adalah kesaksian Bibel tentang Yesus.

mari kita liat …!!!!

1. Tuhan adalah Maha Mengetahui …sedangkan Yesus tidak.

Ketika berbicara tentang hari pengadilan (kiamat), Yesus secara jelas memberikan kesaksian bahwa pengetahuannya sangat terbatas, Yesus berkata ”Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa sendiri” – Matius 24:36 . ”Tentang hari itu atau saat tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja.” – Markus 13:32.
Dari kedua ayat tersebut diatas jelaslah bahwa Tuhanlah yang mengetahui kapan hari pengadilan (kiamat) itu. PengetahuanNya tanpa batas. Yesus dalam pengakuannya menyatakan sendiri bahwa dia (Yesus) tidak mengetahui kapan hari pengadilan itu (kiamat), pernyataan Yesus tersebut secara jelas membuktikan bahwa Yesus tidak mengetahui kapan hari kiamat akan terjadi, artinya Yesus bukanlah Tuhan.

2. Tuhan Maha Perkasa..tetapi Yesus tidak..

Yesus mempunyai beberapa mukjizat, Yesus sendiri menyatakan bahwa kekuatan mukjizatnya bukanlah berasal dari dirinya sendiri, melainkan berasal dari kekuatan Tuhan. Ia berkata , “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari dirinya sendiri, jikalau Ia tidak melihat Bapa yang mengerjakannya…. – Yohanes 5:19.

”Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diriku sendiri, Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakimanku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendaku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus aku – Yohanes 5:30.
Tuhan tidak hanya Maha Perkasa, tetapi Dia adalah sumber kekuatan dan kekuasaan, sedangkan Yesus menurut pengakaunnya sendiri secara tegas menyatakan bahwa semua mukjizat yang dia lakukan bukanlah bersal dari kekuatannya sendiri, artinya secara jelas bahwa Yesus menyatakan bahwa dirinya bukan Tuhan.

3. Tuhan tidak punya Tuhan lagi..tetapi Yesus mempunyai Tuhan.

Tuhan adalah satu-satunya hakim dan pelindung, dan Dia tidak memerlukan bantuan siapapun atau Dia perlu berdoa pada siapapun!!!. Tetapi Yesus diketahui melakukan ibadah dan berdoa kepada Tuhan ketika dia berkata :”Janganlah engkau memegang Aku, sebab Aku belum pergi kepada Bapa, tetapi pergilah kepada saudara-saudaraku dan katakanlah kepada mereka, bahwa sekarang Aku pergi kepada BapaKu dan Bapamu, kepada Allahku dan Allahmu’[i] – Yohanes 20:17

Dia (Yesus) juga dilaporkan menangis ketika ditiang salib [i]”Allahku-Allahku mengapa Engkau meninggalkan aku?”
– Matius 27:46. Bila Yesus adalah Tuhan mestinya ayat tersebut haruslah ditulis demikian : DiriKu…DiriKu mengapa engkau meninggalkan aku... Bukankah hal tersebut adalah sesuatu yang tidak masuk akal ??. Mungkinkah Yesus itu Tuhan kalau dia minta pertolongan pada Tuhan lain??.

Ketika di taman getsemani, Yesus berkata : Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa." Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar, lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku." Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki." – Matius 26:36-39.

Apakah Yesus berdoa pada DIRINYA sendiri?. Itulah Yesus, atas keterangannya sendiri mengakui bahwa dia (Yesus) beribadah dan berdoa kepada Tuhan. Ini adalah suatu bukti yang SAH bahwa Yesus bukan Tuhan!!!

4. Menurut Bibel Tuhan itu gaib (invisible)… tapi Yesus adalah darah dan daging.

Beribu-ribu orang melihat dan mendengarkan Yesus berkata : “Tidak seorangpun yang pernah melihat Allah… Yohanes 1:18 …. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat, Yohanes 5:37. Dia (Yesus) juga berkata dalam Yohanaes 4:24 :” Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.".

Ayat-ayat tersebut dapat disimpulkan bahwa tidak seorangpun yang dapat melihat wujud dan mendengar suara Tuhan, sementara itu para pengikutnya bias melihat wujud Yesus dan mendengarkan suara Yesus, ini adalah bukti yang sangat jelas bahwa Yesus bukan Tuhan

5. Tak seorangpun lebih besar dari Tuhan dan tak seorangpun yang dapat memerintah Tuhan…tetapi Yesus mengakui bahwa Tuhan lebih besar dari dia dan dapat memerintah dia.

Mungkin indikasi yang paling jelas adalah bahwa Yesus bukan Tuhan keluar dari pernyataan Yesus sendiri, silahkan lihat Yohanes 14:28 :”….Bapa lebih besar daripada Aku.. Ketika seorang pemimpin bertanya kepada Yesus dengan menyebut Yesus sebagai Guru yang baik, maka Yesus menjawab : “"Mengapa kaukatakan Aku baik? Tak seorangpun yang baik selain dari pada Allah saja. Lukas 18:18-19.

Selanjutnya, Yesus secara jelas menyatakan perbedaan dirinya dengan Tuhan ketika dia berkata : ”…… Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.. Yesus telah memberikan kesaksian yang jelas bahwa dirinya hanyalah utusan Tuhan (Allah) bukannya menyatakan bahwa dirinya adalah TUHAN !!! Ketika Yesus berkata dalam Lukas 22:42 :” "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."

Bila ditelaah secara mendalam, ayat-ayat tersebut secara garis besar menyatakan bahwa kehadiran Yesus di dunia ini bukanlah atas kehendak Yesus sendiri tetapi merupakan kehendak Allah yang mengutus dia, artinya secara tegas Yesus sendiri mengakui bahwa Allah lebih besar dari padanya, Yesus bukanlah yang paling berkuasa. Ayat-ayat tersebut secara jelas dan tegas membuktikan bahwa Yusus bukanlah Tuhan

Kesimpulan

Gereja menyatakan bahwa Bibel adalah satu-satunya sumber utama untuk mengenal Tuhan dan Yesus. Tetapi karena dalam Bibel sendiri menerangkan bahwa Yesus bukanlah oknum yang mempunyai sifat kemahaan, Bibel juga menerangkan bahwa oknum yang mempunyai sifat kemahaan itu bukanlah Yesus tetapi Allah.

Nah secara logika orang pertama yang seharusnya mengenal bahwa Yesus adalah TUHAN pastilah orang yang paling dekat dan mengenal siapa Yesus sebenarnya semenjak Yesus masih bayi hingga dewasa. Orang tersebut pastilah Maryam (Maria), ibu biologis yang melahirkan Yesus kedunia fana ini. Silahkan anda ubek-ubek seluruh isi Bibel..apakah ada pernyataan Maria yang menyatakan bahwa Yesus itu adalah Tuhan??

Bila Yesus adalah Tuhan, pastilah Maria (Maryam) adalah orang pertama yang MENYEMBAH Yesus. Tetapi hal tersebut tidak dia lakukan, karena Maria (Maryam) adalah orang pilihan, Maria (Maryam) tahu kepada siapa dia harus MENYEMBAH.




sumber:  www.pakdenono.com
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.26 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Yesus Bukan Tuhan

Menurut umat Kristiani Yesus adalah tuhan yang berinkarnasi / menjelma menjadi manusia, agar manusia dapat berkomunikasi secara langsung dan percaya akan firman-firman Tuhan. Tetapi anehnya Yesus tidak pernah mengatakan “Akulah tuhan yang menjelma menjadi Yesus”.

Mereka meyakini bahwa kelahiran Yesus yang ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak adalah sebagai bukti bahwa Yesus memang tuhan, dalil ini sungguh-2 teramat dangkal dan lemah, karena nabi Adam yang lahir jauh lebih ajaib, yaitu tanpa campur tangan seorang bapak sekaligus tanpa campur tangan seorang ibu mereka tidak menjadikan nabi Adam sebagai tuhan, padahal kalau memang alasan kelahiran yg ajaib sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Adamlah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

Kemudian umat Kristiani juga meyakini bahwa lemukjizatan-2 yang dilakukan oleh Yesus antara lain menghidupkan orang mati, membuat orang buta dapat melihat dan lain-lainnya adalah sebagai bukti bahwa Yesus adalah Tuhan, dalil ini juga teramat lemah dan dangkal, karena nabi Musa yang mendapatkan mukjizat-2 lebih dasyat yaitu dapat membelah laut dan membuat ular dari seutas tali ternyata mereka tidak menjadikan nabi Musa sebagai tuhan, padahal kalau memang kemukjizatan-2 yg dilakukan oleh Yesus sebagai bukti Yesus adalah tuhan, maka Musalah yang lebih patut disebut tuhan daripada Yesus.

Apapun keistimewaan-2 yang ada pada diri Yesus tidaklah membuktikan bahwa Yesus adalah tuhan, leistimewaan-2 tersebut semata-mata ada-lah atas kehendak dan izin Allah semata.

Dalam kitab Taurat, Injil dan Al-Qur’an Allah SWT telah memperkenalkan diri-Nya bahwa Dia adalah Tuhan, sehingga manusia mempunyai dalil secara pasti siapakah Tuhan yang harus diimani dan disembah.

Beginilah firman TUHAN, Raja dan Penebus Israel, TUHAN semesta alam: "Akulah yang terdahulu dan Akulah yang terkemudian; tidak ada Allah selain dari pada-Ku. Taurat : Yesaya 44:6

“...bahwa Dia esa, dan bahwa tidak ada yang lain kecuali Dia.” Injil : Markus 12:31

“Katakanlah:"Dialah Allah, Yang Maha Esa". QS. 112:1


Kalau Yesus tuhan, seharusnya ada dalil yg menunjukkan bahwa Yesus pernah mengaku dirinya sebagai tuhan dan juga harus ada dalil yg me-nunjukkan bahwa Yesus pernah memerintahkan untuk disembah. Ternyata, tidak ada satu ayatpun bahwa Yesus pernah menyatakan “Akulah tu-han Yesus” atau “Sembahlah Yesus”. Bila demikian, maka sudah cukup untuk mengatakan bah-wa Yesus bukan tuhan.

Bahkan banyak sekali ayat-2 yg menunjukkan sebaliknya, yaitu Yesus mengaku dirinya hanyalah seorang nabi utusan Allah,

“Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.” Yohanes 17:3

Lebih lanjut Yesus justru memerintahkan umatnya untuk menyembah dan berbakti hanya kepada Allah saja,

“Yesus berkata kepadanya: "Ada tertulis: Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!“ Lukas 4:8

Dalam Al-Qur’an juga menegaskan bahwa nabi Isa as bukanlah tuhan :

“Sesungguhnya telah kafirlah orang-2 yang berkata:"Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam", padahal Al-Masih (sendiri) berkata:"Hai Bani Israil, sembahlah Allah Rabbku dan Rabb-mu". Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengha-ramkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun.” QS. 5:72

Sekian ulasan “Yesus bukan tuhan” yang cukup teramat singkat, semoga menambah keimanan kita, amin. (al-islahonline)
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 07.17 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Radio Online Wahdah


popup
Script Suara Wahdah
eramuslim online streaming

buku tamu

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Link Islamic Web

  • Arrisalah
  • remaja islam
  • Elfata
  • era muslim
  • wahdah
  • Hidayatullah
  • Qiblati
  • Tanaasuh
  • Voa Islam

KATEGORI

  • 10 alasan menjadi pengikut yesus yang setia harus masuk islam
  • Al Firqotun Naajiyah (Jalan golongan yang selamat) Syaikh Muhammad Jamil Zainu
  • Artikel Hadits
  • Dosa-dosa yang dianggap biasa
  • Gerakan Misionaris Di Dunia Islam
  • MUKJIZAT
  • renungan

tempat download ceramah

Kajian.Net
Koleksi Ceramah Islam MP3

translate

Entri Populer

  • protap pengambilan darah vena
    Pengertian : Suatu tahapan dalam pengambilan darah melalui vena pasien untuk keperluan pemeriksaan Tujuan: 1. Pemeriksaan darah....
  • Pernahkah Syiah Melawan Zionis?
    Oleh: AM Waskito Salah satu alasan yang membuat kaum Syiah Rafidhah selalu berbunga-bunga ialah sebagai berikut… [=] Syiah adalah musuh t...
  • syiah=yahudi?
    “Dan janganlah Engkau hinakan aku (Ibrahim) pada hari mereka (musyrikin) dibangkitkan. Pada hari (dimana) harta dan anak-anak tidak ber...
  • Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku
    Tuhanku, Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu… Lembar demi lembar kitab kupelajari… Untai demi untai kata para ...
  • Hikmah Larangan Bernafas Ketika Minum
    (( عن ثمامة بن عبد الله، قال: كان أنس بن مالك رضي الله تعالى عنه يتنفس في الإناء مرتين أو ثلاثة مرات، وزعم أن النبي صلى الله عليه وسلم ...

Cari Blog Ini

ismailsila.blogspot.com. Tema Jendela Gambar. Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.