ISLAM WAY

اهل السنة والجماعة

Laman

  • beranda
  • About
  • soal jawab aqidah
  • hadits arba'in
  • Utsuluts tsalasa
  • Pakdenono
  • Artikel hadits
  • Fatwa Al-bani
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

permainan dunia

Allah swt berfirman :
“ Allah menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun (Al-mulk : 2)
Allah menjelaskan di dalam firmannya bahwa manusia itu diciptakan hanyalah untuk diuji, dan orang-orang yang bersabar dan mengharap ridha Allah dalam menghadapi ujian-NYA maka dialah orang-oarang yang beruntung. Hidup dan mati itu adalah ujian Allah. Ujian Allah bisa berupa kenikmatan ataupun kesengsaraan. Kenikmatan bisa berupa harta yangn melimpah atau jabatan yang tinggi dan lain sebagainya. Jangan pernah sekali-kali mengira bahwa ketika kita diberi kenikmatan harta oleh Allah kemudian kita menganggap bahwa Allah sangat memuliakan kita, bisa jadi harta itu adalah sebuah ujian kepada kita apakah kita semakin bertakwa atas nikmat itu atau malah sebaliknya kita jauh dari Allah SWT.
Allah SWT tidak melarang kita untuk kaya, mengumpulkan banyak harta, mempunyai jabatan akan tetapi yang Allah sangat benci ketika seorang hamba diberikan kenikmatan yang begitu melimpah namun kemudian mereka melalaikan perintah Allah bahkan sedikitpun tidak pernah mengingat Allah SWT, mereka jauh dari Allah. Dan harta yang ia miliki itu tidak dipergunakan dijalan Allah bahkan sebaliknya dipergunakan dijalan yang salah.

Kemudian jangan pernah kita berprasangka buruk kepada Allah ketika kita menjadi miskin, hidup sengsara, masalah datang secara bertubi-tubi tetapi selalulah berpikir yang positif kepada Allah dan menyikapi dengan sabar dan Allah bersama orang-orang yang sabar. Allah lebih tau apa yang terbaik buat kita. Bisa jadi ketika kita diberi kekayaan harta yang melimpah tetapi itu akan membuat kita menjadi sombong sehingga melupakan dan melalaikan perintah Allah dan akhirnya kita mendapatkan siksa yang sangat berat diakhirat nanti. Dan bersyukurlah ketika diberi ujian kemiskinan, kesengsaraan namun dengan itu membuat kita dekat kepada Allah, Dan Allah akan membalas kebaikan berupa surga kepada orang-orang yangbersabar ketika mendapat ujian dari Allah SWT kemudian selalu mengharap ridha-Nya. Dan orang-orang yang kaya kemudian mempunyai harta yang melimpah dan jabatan yang tinggi namun dengan harta itu ia semakin mendekatkan diri kepada Allah tidak pernah melalaikan perintah Allah, membantu kepada sesama, menginfakkan hartanya dijalan Allah maka itulah orang yang sangat mulia dan dimuliakan oleh Allah SWT.

Banyak diantara manusia yang selama hidupnya hanya mementingkan kenikmatan dunia saja, dia sibuk dengan harta dan jabatannya, selalu melalaikan perintah Allah bahkan harta yang berlimpah itu mereka dapatkan dari cara yang tidak halal, mereka menghalalkan segala cara untuk mendapatkan uang yaitu dengan cara menipu, mencuri, main judi, menjual barang-barang yang haram kemudian harta yang dia dapatkan itu pula digunakan untuk perbuatan maksiat. Dan harta yang haram ini kemudian diberikan kepada keluarga, anak-anak dan istri, tak heran jika perilaku anak-anak itu kemudian menjadi seorang yang pembangkan kepada orangtua bahkan kepada Allah SWT, perilakunya sangat buruk, karena memang didalam tubuhnya mengalir darah dari nafkah yang haram.
Sangat banyak orang yang sangat gila dengan dunia padahal dunia ini hanyalah sesuatu yang terkutuk, dunia yang sementara, tidak ada yang bisa dibanggakan didunia ini kecuali hanya untuk mengingat Allah dan para penuntut ilmu yang bermanfaat. Seandainya dunia ini mulia, Allah SWT tidak akan memberikan air seteguk pun kepada orang-orang kafir yang sudah jelas-jelas mengingkari Allah, bahkan banyak dari kaum kafir ateisme yang mengatakan bahwa tuhan itu tidak ada, kehidupan ini ada secara kebetulan bukan dari penciptaan, bukankah itu suatu penghinaan?. Adapun yang menganggap tuhan itu ada tetapi yang mereka anggap tuhan bukan Allah tetapi selain dari Allah, akan tetapi kenapa Allah masih memberikan nikmat kepada mereka bahkan nikmat yang begitu melimpa terutama dinegara-negara bagian Eropa, karena memang dunia ini terkutuk dan hanya sementara dan diakhirat nanti balasan Allah itu pasti ada dan disanalah tempat yang kekal akhir dari pada zaman. Dan orang-orang kafir diakhirat nanti akan kekal didalam neraka jahannam dan itulah seburuk-buruk tempat kembali.

Allah SWT berfirman:
"Maka apakah kamu mengira, bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami?” )Al- mukminun: 115)

Ayat diatas menjelaskan bahwa hidup didunia ini bukan untuk bermain-main dan berpoya-poya dimana kita bebas mersenang-senang namun hidup ini adalah sebuah penjara! Yang mempunyai batasan dan aturan, yaitu beribadah dan memperjuangkan agama Allah. Dunia ini adalah tempat kita mencari bekal amal untuk bisa selamat diakhirat nanti. Jangan mengira setelah kita mengaku beriman lantas Allah tidak menguji kita
Didunia inilah kita mendapatkan ujian dan cobaan dari Allah SWT. Orang yang paling besar cobaannya didunia ini adalah para Nabi, begitu banyak rintangan dan permasalahan hingga pertumpahan darah pun mereka alami untuk memperjuangkan agama Allah, tetapi kemudian tidak membuat mereka melalaikan perintah Allah bahkan sangat taat kepada Allah. Semakin tinggi iman maka semakin besar pula ujian dan cobaan Allah, semakin tinggi pohon maka semakin besar pun angin menghembusnya. kita tidak perlu, selalu mengeluh dengan masalah yang kita hadapi karena memang hakikat kita di dunia untuk diuji, marilah kita serahkan semua permasalahan hidup kepada yang menciptakan alam ini, Allah SWT. selalu berusaha dan bertawakkal kepada Allah agar selalu tabah menjalani hidup ini. kenapa perjuangan itu pahit karena syurga Allah itu manis. keep smile.,.,!
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 23.00 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

renungan

Saudara-saudara para sahabatku yang dimuliakan Allah. Para bijak sering berkata bahwa dunia laksana pedang bermata dua. Jika kita piawai memainkannya maka kita akan selamat tetapai jika kita tidak mampu memainkannya maka kita akan binasa. Sekalipun kehidupan dunia ini nampak mempesonakan tetapi ketajamannya jauh lebih tajam dari sebilah pedang. Jika ketajaman pedang hanya mampu memotong, mencabi-cabit tubuh kita tetapi ketajaman dunia ini bukan hanya memotong tubuh, tetapi ia akan membabat habis seluruh tubuh kita menyayat tubuh kita, jantung kita, otak dan seluruh anggota tubuh kita dan ini belum selesai. Ia akan menyayat-nyayat tubuh dan hati kita dalam waktu yang tak terbatas.

Sahabat..! ibarat panah dunia mempunyai tiga macam panah: panah perlindungan, panah kesengseraan, panah pengharapan. Mereka yang menjadikan dunia sebagai tujuan akan tertancap panah kesengsaraan, dan ia akan lelah diperbudak dunia. Mereka yang menjadikan dunia sebagai perlindungan, maka ia akan tergores oleh panah kesombongan karena kesenangan akan dunia membuka tabir keangkuhan. Dan mereka yang menjadikan dunia sebagai pengharapan maka ia akan tergores oleh panah kekecewaan karena dunia tidak selalu menjanjikan kebahagiaan. Dunia seperti patamorgana, kita sangka dari kejauhan memiliki hakekat yang tetap. Padahal tidak, kita kejar untuk digapai tetapi tidak pernah sampai, orang yang kehausan menyangkanya sebagai air tetapi setelah didekati tidak nampak apa-apa.

Saudara..! orang yang mengejar dunia dan melupakan akhirat sungguh mereka adalah orang-orang yang tak berakal. Mereka lebih mendahulukan hayalan daripada kenyataan. Lebih mendahulukan kenikmatan sesaat daripada kenikmatan yang abadi. Lebih mendahulukan negri yang fana daripada negri yang kekal. Disisnilah kita pentingnya memahami hakekat hidup yang sedang kita jalani, sedikit saja kita terkesimah kita tergoda oleh pengaruh duniawi maka kita akan tenggelam kedalam lautan ketidakpuasan yang sangat dalam. Peranan keyakinan manusia terhadap suara imannya akan sangat besar pengaruhnya bagi pembentukan pribadi yang tidak akan tergoda dan cara yang paling baik adalah dengan cara terus menerus meningkatkan ibadah, menertibkan ibadah dengna sempurnah. Sempurnakan niat dan keihklasan kita, sempurnakan jasmani, sempurnakan aqidah dalam keimanan kita dan juga sempurnakan kebenaran dalam hidup yang kita jalani.

Saudara-saudara, sahabatku yang budiman orang yang berakal tidak akan pernah memanfaatkan dunia ini sebagai sesuatu yang mengikat dirinya. Ia hanya mengambil dunia hanya sekedar menunjang ibadah dan amalnya, demikian juga walaupun dunia itu terasa nikmat dan ia sukai tetapi ia tetap bukan sesuatu yang kekal. Sungguh sahabat, hamba Allah yang istiqomah imannya akan menempatkan semua tipuan dan godaan dunia sebagai pelajaran yang paling berharga pada dirinya, ia harus memiliki cahay keyakinan dalam qalbunya sehingga kita mampu menutupi gemerlapya dunia yang ada dihadapan kita. Cahaya keyakinan didalam dirinya itulah yang akan memberinya kesempatan meraih cintanya Allah

Sahabatku yang budiman, hanya dengan rahmat Allah dan karunian-Nya kita akan memperoleh kebahagiaan, hanya dengan karunia-Nya jugalah kita dapat berjumpa dengan sang Khaliq pencipta alam semesta ini. Allah tetap memberikan harapan kepada hamba-hambaNya untuk sampai kepada naungan rahmatNya
Saudara, sahabatku yang berbahagia, bagi siapa saja yang hatinya dipenuhi dengan urusan Din maka mereka akan mendapatkan kemudahan dalam menghadirkan niat dalam berbuat baik, tetapi bagaimanapun barangsiapa yang hatinya dipenuhi kecendrungan dunia maka ia akan mendapatkan kesulitan besar untuk menghadirkan kebaikan sebab kecintaan kepada dunia yang berlebihan akan menutupi tirai kebaikan masuk kedalam jiwanya

Saudaraku yang budiman, marilah kita luruskan pandangan kita. Jadikan hidup dan gerak kita semata-mata hanya untuk menghamba kepada Allah, mencari Ridha Allah SWT. Sungguh sahabat marilah kita bercermin, berfikir tentang berbagai hal kita jalani saat ini. Yakinkanlah dalam diri bahwa segala apa yang tertoreh dalam hidup tidak ada satu pun yang luput dari pandangan Alla
Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati semuanya akan dimintai pertanggung jawaban oleh Allah. Semoga kelak ketika Allah bertanya tentang kehidupan yang kita jalani, kita termasuk orang-orang yang mampu mempertanggungjawabkan tentang apa yang kita lakukan didunia.

Sahabat merenunglah dalam diri, beristigfarlah, sadarilah bahwa sekecil apapun yang kita jalani semuanya akan diperlihatkan dihadapan Allah, sebuah layar yang tak pernah bohong. Keadilan yang seadil-adilnya nampak dalam gambaran pertanggungjawaban kelak diakhirat. Semuanya itu mengharuskan kita untuk berfikir jernih bahwa ternyata kehidupan bukan hanya sebatas memenuhi hawa nafsu untuk menngumpulkan materi sebanyak-bamyak yang kita mau sementara kita melupakan sesuatu yang paling penting dalam kehidupan kekal kita yakni AKHIRAT......,,,,!! Allahu akbar.,.,.,.,!!
sumber: anwar ansor
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 23.50 3 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

renungan kalam


Banyak hal yang memang  harus kita renungkan setiap waktu dan mugkin tak pernah habis perenungan ini  karena setiap kita memiliki problema masing-masing diri, ada saja yang  kita renungkan, ada saja yang berbuat kesalahan, ada saja yang harus kita sempurnakan. Tentu saja tujuan kita merenung bukanlah sebatas pekerjaan sebab merenung bukan pekerjaan, ketika ada yang bertanya apa pekerjaan orang itu? Pekerjaannya merenung. Tapi merenung adalah buah dari kesadaran diri, dorongan hati yang tergerak untuk memikirkan sesuatu apa saja tentang diri kita, tentang orang tua kita, tentang keluarga kita, tetangga kita, sahabat-sahabat kita, nasib hidup kita, amal perbuatan kita, cara beribadah kita. Semuanya itu harus dipikirkan. Dan pikiran adalah suatu bentuk olah batin yang ketika jernih memikirkan sesuatu  apalagi didasari oleh sebuah kesadaran tentang betapa lemahnya diri kita terhadap sesuatu maka, pikiran itu adalah suatu bentuk kesadaran jiwa dan bahkan menandakan tingkat emosional dan spiritual yang sangat tinggi, jadi merenunglah berfikirlah.

Setiap kita berjalan melintasi banyak hal yang kita lihat keindahan panorama, fikirkan siapa yang menciptakan?. Kit a melewati keramaian lalu lalang manusia yang tak pernah lelah mencari kehidupan, fikirkan untuk apa mereka lakukan semua itu?. Kita melihat begitu banyak perbedaan yang terkadang mencolok mata kita, karena begitu sulitnya kita mengerti. Saat dimana kita melintasi sebuah jalan terlihat ada seorang ibu dengan menggendong anak menengadahkan sebuah terompah mengharapkan upah. Sang anak yang masih kecil terpanggang matahari terembuni malam, basah karena hujan. Sementara sang ibu terus berjalan melintasi  lorong-lorong hidup, saat dimana lampu merah terposisikan berhenti dan mobil-mobil pun terdiam sambil berjalan mengetuk sebuah kaca mobil, kemudian disodorkan dari tangan yang mungil uang lima ratusan rupiah dari mobil yang mewah, sungguh terkadang kita bertanya pantaskah kita begitu banyak mengeluarkan harta kita demi assesories sebuah mobil yang hanya menghantarkan kita pada akhir kematian dan tak pernah sampai kepada kehidupan yang abadi.

 Kita percantik mobil kita dengan assesories-assesories yang mahal harganya tetapi sebuah ketukan jendela mobil kita dari tangan yang rapuh, dari badan yang rusuh, dari pandangan mata yang seakan pandangan yang kosong. Kita lempar, satu lembar ribuan lima ratus recehan, padahal nilai sebuah pemberian itu amat sangat berkesan, di doakan kita oleh banyak orang apabila kita memberikan bukan hanya sesuai dengan proporsi, posisi kita tetapi juga keihklasan kita, di mana suatu kehidupan yang rasa-rasanya tak pantas dilakukan oleh manusia dengan manusia yang lain, astagfirullahal adzim. Akan mengundang nurani kita di tempatkan ketika kemiskinan, ketika kelaparan menyelimuti ruang gerak kita kanan kiri kita, belakang kita mereka harus berjalan melewati malam hanya untuk sesuap nasi, mereka harus kepanasan di tengah terik mentari, disaat kita berada di dalam mobil yang berAC, astagfirullahal adzim.

Baik sahabat, rasanya memang hidup juga tak perlu harus mengleuh tapi ini bukan keluhan, ini hanya sebuah realita dari hasi pandangan batin yang nampak begitu luar biasa berbeda tidakkah hati kita terketuk?.  Mudah-mudahan, apalagi beberapa saat hari kedepan akan datang satu bulan di mana Allah memposisikan bulan ini sahrut taubat bulan taubat, sahsul magfiroh bulan ampunan. Mari kita bersihkan hati kita dari segala  bentuk virus yang menodainya jangan sampai kita membiarkan detik demi detik waktu demi waktu hingga pergantian hari di bulan yang penuh berkah dengan perilaku yang tak sadarkan diri dan pada akhirnya kita tak mampu mengambil manfaat dari setiap pergantian hari-hari Romadhon, Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah.

 Ya Allah berikan  kembali kesempatan kepada kami untuk dapat menyempurnakan ketidak sempurnaan Romadhon yang lalu. Ya Allah sempatkan kami melemah bulanmu yang mulia itu karena dengan demikian kami mampu melakukan sesuatu yang terbaik paling tidak sesuai dengan kesanggupan yang kami lakukan, walaupun mungkin tidak terlalu baik karena rasanya sulit sekali untuk memperbaiki  diri di tengah begitu banyak aktifitas ketidak baikan yang terus kami lakukan hingga saat ini. Hanya kepada Engkau ya Allah kami berharap, hanya kepada Engkau ya Allah kami memohon ampun dari segala bentuk keslahan dan buruknya perbuatan kami . wassalam,.,.,
Read More >>
Diposting oleh اسماعيل سيل di 23.42 0 komentar
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Beranda
Langganan: Postingan (Atom)

Radio Online Wahdah


popup
Script Suara Wahdah
eramuslim online streaming

buku tamu

Pengikut

Total Tayangan Halaman

Link Islamic Web

  • Arrisalah
  • remaja islam
  • Elfata
  • era muslim
  • wahdah
  • Hidayatullah
  • Qiblati
  • Tanaasuh
  • Voa Islam

KATEGORI

  • 10 alasan menjadi pengikut yesus yang setia harus masuk islam
  • Al Firqotun Naajiyah (Jalan golongan yang selamat) Syaikh Muhammad Jamil Zainu
  • Artikel Hadits
  • Dosa-dosa yang dianggap biasa
  • Gerakan Misionaris Di Dunia Islam
  • MUKJIZAT
  • renungan

tempat download ceramah

Kajian.Net
Koleksi Ceramah Islam MP3

translate

Entri Populer

  • protap pengambilan darah vena
    Pengertian : Suatu tahapan dalam pengambilan darah melalui vena pasien untuk keperluan pemeriksaan Tujuan: 1. Pemeriksaan darah....
  • Pernahkah Syiah Melawan Zionis?
    Oleh: AM Waskito Salah satu alasan yang membuat kaum Syiah Rafidhah selalu berbunga-bunga ialah sebagai berikut… [=] Syiah adalah musuh t...
  • syiah=yahudi?
    “Dan janganlah Engkau hinakan aku (Ibrahim) pada hari mereka (musyrikin) dibangkitkan. Pada hari (dimana) harta dan anak-anak tidak ber...
  • Perkenankanlah Aku MencintaiMu Semampuku
    Tuhanku, Aku masih ingat, saat pertama dulu aku belajar mencintaiMu… Lembar demi lembar kitab kupelajari… Untai demi untai kata para ...
  • Hikmah Larangan Bernafas Ketika Minum
    (( عن ثمامة بن عبد الله، قال: كان أنس بن مالك رضي الله تعالى عنه يتنفس في الإناء مرتين أو ثلاثة مرات، وزعم أن النبي صلى الله عليه وسلم ...

Cari Blog Ini

ismailsila.blogspot.com. Tema Jendela Gambar. Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.